Suara.com - Menjadi pelatih ganda putri Indonesia sejak 2014, medali emas OIimpiade Tokyo yang diraih Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi raihan tertinggi Eng Hian saat ini.
Eng Hian menjadi salah satu atlet bulu tangkis keturunan Tionghoa yang membela Indonesia di berbagai ajang internasional.
Karier Eng Hian sebagai pebulu tangkis mulai melejit pada 2003 hingga 2007, sebagai ganda putra Indonesia berpasangan dengan sederet nama ternama.
Meskipun namanya tidak sepopuler ganda putra Indonesia lain seperti Sigit Budiarto, Canda Wijaya/Tony Gunawan atau Markis Kido/Hendra Setiawan.
Semasa kariernya Eng Hian berpasangan dengan Flandy Limpele yang saat ini menjadi pelatih untuk tim Malaysia di nomor ganda putra.
Sosoknya sempat menuai kontroversi setelah memilih untuk membela Inggris medio 2001-2003, meskipun pada akhirnya kembali ke Tanah Air.
Pada 2006-2007, Eng Hian kembali memulai meniti karier untuk Indonesia dan berkiprah di ajang nasional serta internasional bersama Rian Sukmawan.
Meski begitu, tak banyak prestasi yang bisa ditorehan Eng Hian dan Rian, pasangan ini hanya mampu memberi gelar di Big Bos Ducth Open 2006 silam.
Prestasi terbaik Eng Hian yang ditorehkan untuk Indonesia adalah medali perunggu Olimpiade 2004 bersama Flandy Limpele.
Baca Juga: Juara Olimpiade Tokyo, Greysia/Apriyani Dapat Julukan 'Smiling Warrior'
Sebelum menjadi pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian sempat menjadi pelatih tim Singapura, ia pun mengklaim mampu mengangkat prestasi bulu tangksi negara tersebut.