Menteri asal Gorontalo itu menyebut pihaknya bakal mengadaptasi cara panitia Olimpiade Tokyo yakni menggunakan sistem bubble.
Sistem tersebut mewajibkan atlet beserta officer hanya bisa melakukan perjalanan dari penginapan ke lokasi pertandingan, demi meminimalisir kontak dengan dunia luar.
Apabila nantinya ada yang terpapar Covid-19, Amali menjamin sudah ada panitia yang bakal mengurusinya hingga ke rumah sakit yang tersedia.
"Gimana kalau ada yang tiba-tiba terkena, panitia sudah menyiapkan langkah-langkah untuk mengatasi itu dan sekrang sudah ada rumah sakit, dan pengalaman yang atlet terkena selain mereka sudah divaksin, daya tahan tubuh bagus, recovery 3-4 sudah, jangan dibayangkan seperti orang lain," tandas Amali.