Lompat Jauh: Teknik dan Peraturan Dasarnya

Rifan Aditya Suara.Com
Kamis, 17 Juni 2021 | 15:35 WIB
Lompat Jauh: Teknik dan Peraturan Dasarnya
Lompat Jauh: Teknik dan Peraturan Dasarnya - Venue lompat jauh dan lompat jungkit. (Suara.com/Adie Prasetyo)

Suara.com - Lompat jauh merupakan cabang olahraga atletik yang mengkombinasikan kecepatan, kekuatan, serta kelincahan untuk menghasilkan lompatan sejauh-jauhnya dari papan tolak.

Olahraga ini pertama kali dilombakan pada Olimpiade Kuno di Yunani tepatnya tahun 708 Masehi. Saat itu, lompat jauh dipercaya untuk melatih ketangkasan para prajurit perang dalam menerobos rintangan yang ada.

Namun, meski sudah dilombakan sejak Olimpiade Kuno, lompat jauh baru tergabung ke dalam Olimpiade Modern pada tahun 1896 untyk pria dan 1948 untuk Wanita.

Teknik Lompat Jauh

Dalam melakukan lompat jauh terdapat empat teknik yang harus diterapkan. Berikut beberapa teknik lompat jauh. 

1. Teknik Awalan

Tekik awalan lompat jauh dimulai dengan persiapan ancang-ancang kemudian berlari dengan secepat mungkin untuk mendapatkan kecepatan maksimal sebelum melakukan tolakan. Posisi kaki pada awalan tergantung kebiasaan masing-masing atlet, beberapa dilakukan dengan kaki sejajar namun ada pula yang meletakkan kaki kanan di depan atau sebaliknya.

2. Teknik Tolakan

Teknik tolakan berarti berpindahnya kecepatan vertical dari hasil berlari ke kecepatan horizontal, gunakan kaki paling kuat untuk melakukan tolakan. Teknik ini dumulai dari kaki bagian tumit lalu berakhir di ujung jari.

Baca Juga: Lompat Jauh: Teknik Dasar, Peraturan, dan Sejarahnya

Sebaiknya, badan dicondongkan sedikit ke depan ketika akan menumpu. Sementara kaki yang berayun diangkat hingga setinggi pinggul dengan posisi lutut menekuk.

3. Teknik Badan di Udara

Gerakan ini merupakan gerak lanjutan setelah atlet melakukan tolakan. Saat badan berada di udara, usahakan untuk mengayunkan kaki belakang dengan kuat ke arah atas. Lalu lakukan gerakan seperti melangkah atau berjalan di udara

4. Teknik pendaratan

Teknik ini digunakan untuk membuat gerakan terakhir lompat jauh. Pendaratan sebaiknya dilakukan dengan posisi kedua kaki yang sejajar dengan tumit yang terlebih dulu mendarat dengan psosisi berhimpitan, demi memperkecil resiko cedera.

Selain itu, usahakan kepala sedikit menunduk dan lengan terayun untuk menggerakkan pinggang ke arah depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI