Suara.com - Lifter Eko Yuli Irawan berjanji akan berusaha maksimal memenuhi komitmennya untuk membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo yang bakal digelar pada 23 Juli-8 Agustus.
Eko mengatakan tak akan menyia-nyiakan upaya yang dilakukan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) yang telah bersedia memenuhi keinginannya untuk mendatangkan Lukman sebagai pelatihnya dalam persiapan menuju Tokyo.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan Komite Olimpiade Indonesia, mulai ketua umum (Raja Sapta Oktohari), sekjen (Ferry Kono), dan komisi-komisi lainnya,” kata Eko dalam rilis KOI yang diterima di Jakarta, Kamis (8/4/2021).
“Sebenarnya bagi saya diberi garansi bisa tetap tampil di Olimpiade sudah cukup, tetapi langkah NOC Indonesia yang mau mengakomodir kedatangan Pak Lukman untuk menjadi pelatih sungguh sangat saya apresiasi.”
![Lifter Indonesia Eko Yuli [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/02/24/14802-eko-yuli.jpg)
Eko juga mengatakan tak akan mengecewakan seluruh pihak yang selama ini sudah membantunya. Ia berjanji memenuhi target pribadinya untuk membawa medali emas, terlebih Olimpiade Tokyo menjadi kesempatan terakhir dia mengingat usianya kini sudah menginjak 31 tahun.
Setelah memutuskan meninggalkan Pelatnas Kwini, Jakarta pada Januari lalu, Eko sempat berlatih secara mandiri di rumahnya di Bekasi.
Namun berkat bantuan dari KOI, ia kini sudah mulai latihan mandiri di Empire Fit Club, GBK, Jakarta dengan program yang diberikan Lukman dari Thailand. Untuk memudahkan akses berlatih, Eko akan tinggal di Hotel Atlet Century, Senayan.
“Bagi saya yang terpenting saat ini adalah fokus persiapan Olimpiade. Saya sudah diakomodir oleh Komite Olimpiade Indonesia, saya juga tidak mau mengecewakan mereka dan Merah Putih,” ujar Eko seperti dimuat Antara.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono meminta Eko untuk serius dan fokus memenuhi target medali emas di Olimpiade Tokyo.
Baca Juga: KOI Siap Penuhi Permintaan Eko Yuli untuk Datangkan Pelatih Lukman
Ia mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu berkirim surat kepada Lukman sekaligus meminta komitmennya menangani Eko. Jika Lukman bersedia, KOI bakal membuat perjanjian tertulis dengan Eko dan pelatihnya.