Suara.com - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) resmi memanggil 25 orang pelatih untuk menangani Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. Hal itu dituangkan melalui Surat Keputusan nomor SKEP/007/1.3/III/2021.
Dari 25 pelatih yang dipanggil, 20 diantaranya adalah pelatih teknik sementara lima lainnya merupakan pelatih fisik.
Melihat susunan nama-nama yang dipanggil PBSI, terlihat tak ada perubahan dalam struktur pelatih untuk tim utama dibandingkan tahun lalu.
Baik kepala pelatih maupun asisten, tetap diisi sosok yang tahun lalu sudah menangani Kevin Sanjaya Sukamuljo, Anthony Sinisuka Ginting, Gregoria Mariska, hingga Praveen Jordan.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI Rionny Mainaky menjelaskan bahwa keputusan itu sudah dipertimbangkan baik-baik oleh pihaknya.
Para pelatih yang dipanggil PBSI disebut Rionny sudah terjamin kualitasnya. Di samping itu, PBSI tidak mau mengambil risiko merombak struktur pelatih jelang bergulirnya Olimpaide.
"Kami telah memutuskan memanggil pelatih untuk menjalankan program pelatnas. Untuk tim utama kami tidak ada pergantian karena memang pelatih yang ada sudah teruji, berpengalaman dan berkualitas," kata Rionny dalam rilis, Kamis (1/4/2021).
"Selain itu, kami akan menghadapi turnamen-turnamen penting di tahun ini, termasuk Olimpiade Tokyo. Jadi kami tidak mau ambil resiko. Bila diganti, nanti programnya berubah dan persiapan anak-anak bisa terganggu," tambahnya.
Sementara itu, perubahan banyak terjadi di susunan pelatih pratama. Rionny menggaet pelatih-pelatih yang dianggap memiliki kemampuan mumpuni dan memberikan kemajuan positif saat menangani klub.
Baca Juga: Kejutannya Terhenti di Perempat Final, Putri KW Petik Pelajaran Berharga
"Kami memang mengubah susunan pelatih pratama karena kami melihat ada potensi-potensi dari pelatih baru ini saat menangani klub. Mereka tergolong sukses membawa klubnya berprestasi beberapa tahun belakangan," sahut Rionny.