Selain itu ia juga mengatakan bahwa banyaknya data yang sudah dikantongi membuat para teknisi KTM mudah mengutak-atik RC16, membuat mereka sigap memperbaiki motor.
"Dalam tiga menit briefing ddengan pemmbalap, kami bisa melakukan apapun, seperti merubah posisi swing arm, mengganti sudut kemiringan kemudi, dan masih banyak lagi. Berbeda dari tahun lalu di mana kami harus menuggu sesi selanjutnya untuk melakukan perubahan, kami kini bisa mencari jawaban sesegera mungkin," pungkasnya.