MotoGP Portugal, Peluang Suzuki Sapu Bersih Tiga Mahkota MotoGP

Reky Kalumata Suara.Com
Kamis, 19 November 2020 | 12:42 WIB
MotoGP Portugal, Peluang Suzuki Sapu Bersih Tiga Mahkota MotoGP
Pebalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, merayakan kemenangan setelah memenangkan kejuaraan dunia MotoGP setelah Grand Prix Valencia di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, Minggu (15/1). [LLUIS GENE / AFP]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Seluruh tim masih merasa luar biasa setelah apa yang terjadi akhir pekan lalu di Valencia, kami benar-benar meraih impian terbesar kami dengan Joan," kata manajer tim Suzuki Davide Brivio seperti dilansir Antara dari laman resmi tim.

"Kami menanti kembali ke trek untuk balapan terakhir musim ini, dan berharap menyapu 'tiga mahkota' yaitu titel pebalap, tim dan konstruktor, yang akan sangat luar biasa."

"Tentunya akhir pekan nanti tidak akan mudah karena sirkuit ini baru bagi setiap orang, dan kami akan memberikan yang terbaik sejak Jumat dan selanjutnya untuk melihat bagaimana hasilnya.

Sirkuit Algarve di Portimao menjalani debutnya sebagai tuan rumah Grand Prix pemungkas MotoGP tahun ini dan untuk pertama kalinya bagi Portugal sejak balapan di sirkuit lama, Estoril, pada 2012.

Para tim dan pebalap juga telah mendapatkan sedikit gambaran trek di Portimao itu ketika mereka menjalani tes pada awal Oktober.

GP Portugal tahun ini juga akan menjadi balapan terakhir Andrea Dovizioso bersama Ducati di saat sang pebalap Italia akan "cuti" dari MotoGP tahun depan karena belum mendapatkan bangku untuk membalap.

Dovi saat ini menempati peringkat enam klasemen pebalap, dengan poin yang sama dengan Fabio Quartararo, dan masih memiliki peluang untuk bertarung untuk runner-up.

"Saya bersemangat kembali ke trek akhir pekan ini di Portiamo. Meski akan berat, kami masih bisa menantang untuk posisi kedua atau ketiga di kejuaraan," kata Dovi.

"Akan luar biasa mengakhiri petualangan saya dengan Ducati dan musim yang sungguh sulit ini dengan mencapai tujuan ini.

Baca Juga: Joan Mir Tak Pernah Takut dengan Hegemoni Marc Marquez

Sementara itu, Yamaha, yang sempat diganjar penalti pengurangan 50 poin karena kedapatan menggunakan komponen mesin yang menyalahi regulasi, menghuni peringkat tiga dengan 188 poin.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI