Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti meminta Anthony Sinisuka Ginting untuk meningkatkan konsistensinya.
Menyadur Badminton Planet, Susy menganggap Anthony adalah salah satu pebulutangkis tunggal putra Indonesia dengan masa depan cerah.
Hanya saja, lanjut perempuan 39 tahun itu, performa Anthony masih harus ditingkatkan apabila ingin tampil dominan di level tertinggi.
![Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/03/17/18780-susy-susanti.jpg)
"Ginting memiliki masa depan yang cerah, begitu pula [Jonatan] Christie," kata Susy Susanti dikutip dari Badminton Planet, Kamis (29/10/2020).
"Namun, Ginting harus membuat keputusan yang lebih sadar selama pertandingan untuk menggunakan konsistensi yang menguntungkannya," tambahnya.
Kata Susy, Anthony saat ini masih kerap kebingungan apabila strateginya di lapangan terbaca lawan. Kondisi itu membuatnya kerap kali kalah dari lawan-lawan yang secara matematis bisa ditaklukan.
“Ketika bermain melawan lawan yang tangguh, dan ketika dia tidak bisa mencetak poin dari serangannya, dia kerap kalah dalam pertandingan," beber Susy.
Susy Susanti yang merupakan peraih medali emas tunggal putri Olimpiade 1992 di Barcelona, menegaskan, Ginting harus memiliki rencana permainan yang lebih lengkap apabila ingin jadi pemain level atas.
“Ginting harus menggunakan berbagai taktik untuk mengeksekusi game plan-nya, seperti taktik pertama, kedua, dan juga bersiap untuk taktik ketiga," kata Susy.
Baca Juga: Pendaftaran Ditutup, Dua Bakal Calon Berebut Kursi Ketua Umum PBSI
"Ia juga perlu memperkuat teknik dan kebugaran jasmani, karena gaya permainannya banyak menghabiskan energi fisik," imbuh istri legenda bulutangkis Alan Budikusuma itu.