Suara.com - Legenda tinju dunia, Mike Tyson memiliki jagoan tersendiri kala membicarakan potensi duel panas antara Anthony Joshua dan Tyson Fury.
Legenda tinju berusia 54 tahun itu condong menjagokan Fury untuk bisa meraih kemenangan dari Joshua sang juara kelas berat IBF, IBO, WBA, dan WBO.
Duel antara petinju kelas berat memang masih menjadi divisi paling menyita perhatian mata para penonton olahraga adu jotos ini.
Tahun ini saja, duel antara dua petinju kelas berat kenamaan, Alexander Povetkin dan Dillian Whyte sudah mulai memanaskan persaingan.
![Ekspresi petinju Inggris, Tyson Fury, usai merebut sabuk juara dunia kelas berat WBC dengan mengalahkan sang juara bertahan Deontay Wilder lewat kemenangan TKO ronde ketujuh di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Sabtu (22/2/2020). [AFP/Mark Ralston]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/02/24/74519-tyson-fury.jpg)
Sebelum duel menghadapi Tyson Fury--yang hingga kini masih sebatas isu--Anthony Joshua dijadwalkan bakal bertarung lebih dulu dengan Kubrat Pulev.
Sementara Tyson Fury bakal naik ring dalam duel trilogi kelas berat menghadapi Deontay Wilder.
Terlepas dari namanya yang mirip, Mike Tyson menyebut Tyson Fury sebagai jagoannya saat menghadapi Joshua karena faktor tertentu.
Menurut Si Leher Beton, Fury adalah petinju kelas berat yang paling hebat setelah dirinya sendiri.
"Dia adalah juara kelas berat terhebat setelah era saya. Dia adalah pria itu. Saya tidak peduli dengan apa yang dikatakan orang lain," kata Yuson dikutip dari Sport Bible.
Baca Juga: Makin Bugar, Mike Tyson Dianggap Masih Mampu Berburu Gelar
"Mungkin ini akan terdengar bodoh tapi dia bisa mengatakan apa yang ingin ia katakan," tambahnya.