Top 5 Sport: Avintia Mundur, Tim VR46 Milik Rossi Bakal Naik ke MotoGP

Reky Kalumata Suara.Com
Rabu, 16 September 2020 | 08:09 WIB
Top 5 Sport: Avintia Mundur, Tim VR46 Milik Rossi Bakal Naik ke MotoGP
Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, bersama tim balapnya VR46. [AFP/Jaime Reina]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Tim satelit Ducati, Reale Avintia Racing dikabarkan bakal keluar dari MotoGP mulai musim depan. Salah satu tim yang digadang-gadang bakal menggantikan slot tersebut adalah VR46 milik Valentino Rossi.

Sementara dari cabang bulutangkis, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, mengatakan pebulutangkis Indonesia mungkin saja mengakhiri kompetisi 2020 lebih cepat.

Berita di atas adalah dua dari lima berita olahraga yang menarik di kanal sport Suara.com, sepanjang Selasa (15/9/2020) yang kami rangkum di bawah ini :

1. Avintia Mundur, Tim VR46 Milik Valentino Rossi Bakal Naik Kelas ke MotoGP

Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, bersama tim balapnya VR46. [AFP/Jaime Reina]
Pebalap Yamaha, Valentino Rossi, bersama tim balapnya VR46. [AFP/Jaime Reina]

Tim satelit Ducati, Reale Avintia Racing dikabarkan bakal keluar dari MotoGP mulai musim depan. Salah satu tim yang digadang-gadang bakal menggantikan slot tersebut adalah VR46 milik Valentino Rossi.

Dilaporkan GPone, Selasa (15/9/2020), prestasi Avintia sejatinya tidak buruk tahun ini. Dua pebalapnya, Tito Rabat dan Johann Zarco mampu bersaing di papan tengah.

Baca selengkapnya

2. PBSI Kemungkinan Tak Ikut Sisa Kompetisi 2020

Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]
Kabid Binpres PBSI Susy Susanti ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. [Suara.com/Arief Apriadi]

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Susy Susanti, mengatakan pebulutangkis Indonesia mungkin saja mengakhiri kompetisi 2020 lebih cepat.

Baca Juga: Valentino Rossi Uji Coba Senjata Baru di Motor Yamaha, Ampuhkah?

Setelah memutuskan mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020, Susy menyebut kemungkinan PBSI tak lagi mengirim atlet-atletnya di sisa kompetisi 2020 cukup besar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI