Menurut Didi, sapaan akrab Eng Hian, urusan indisipliner bukan berada diranahnya.
Keputusan terkait itu memang ada di bidang pembinaan dan prestasi PBSI.
"Karena indisipliner yang dilakukan Tania adalah peraturan Pelatnas, bukan peraturan sektor ganda putri," kata Eng lewat pesan singkat kepada Suara.com.
Tindak indisipliner itu membuat Tania dijatuhi skorsing selama tiga bulan, terhitung sejak 15 Juni lalu.
"Sekarang Tania sudah kami pulangkan. Karena namanya diskors itu harus keluar dari asrama PBSI. Dia mungkin pulang ke rumah, karena kami juga sudah menyerahkan ke klub dan pengurus provinsi (Pengprov) juga," tandas Susy.