"Mereka harus tetap berlatih, bermain konsisten. Lihat diri sendiri, kemampuannya bagaimana dan bandingkan dengan tim lawan. Kita harus tahu kita berada di posisi mana sekarang, di mana kurangnya," ujar Angeline.
"Mental juara mereka juga tidak boleh on dan off. Setelah ini kita akan membeli Samsung Galaxy Note 9 untuk dipakai di Brasil. Agar anak-anak terbiasa dengan device-nya, dan tak kaget saat di sana," pungkasnya.
Di sisi lain, Bayu Nugroho menyebut seluruh bagian tim telah mempersiapkan diri dengan matang. Salah satunya, mengamati karakteristik setiap calon lawan di Free Fire World Series 2019 nanti.
"Untuk persiapan mungkin kita akan menonton di YouTube. Permainan tim lain seperti apa. Kuncinya di mana, juru kunci lawan itu siapa, harus bisa kita matikan," pungkas Bayu.
Baca Juga: Pukul KO Sang Lawan hingga Koma, Conwell Tulis Surat, Isinya Bikin Haru
Free Fire World Series 2019 Brasil akan diikuti 12 tim dari 11 negara. Brasil memiliki hak istimewa dengan menerjunkan dua tim skaligus.
Tim Dranix Esports dijadwalkan akan bertolak ke Brasil pada 11 atau 12 November mendatang. Hal itu demi memberi waktu agar para pemain bisa beradaptasi dengan lingkungan dan jenis makanan berbeda.