Bacaan Niat Sahur agar Mendapat Keberkahan dari Allah SWT

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Jum'at, 28 Februari 2025 | 22:11 WIB
Bacaan Niat Sahur agar Mendapat Keberkahan dari Allah SWT
Ilustrasi bacaan niat sahur. [Unsplash]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Ramadhan tiba. Ramadhan tiba. Marhaban ya Ramadhan. Umat Islam akan mulai melaksanakan ibadah puasa ramadhan pada 1 Maret 2025.

Saat menjalankan ibadah puasa di bulan ramadhan, ada salah satu ibadah yang dianjurkan untuk dikerjakan, yaitu makan sahur.  

Dilihat dari etimologinya, kata “sahur” berasal dari kata “sahar” dalam bahasa Arab yang artinya adalah akhir malam atau waktu menjelang subuh.

Dengan begitu makan sahur adalah aktivitas makan yang dilakukan saat akhir malam atau menjelang subuh. Orang yang melaksanakan sahur akan mendapat keberkahan dari Allah SWT.

Baca Juga: Lafaz Doa Niat Puasa Ramadhan dan Waktu Membacanya

“Makan sahurlah kalian, karena dalam sahur itu terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadi bagi anda yang akan melaksanakan ibadah puasa supaya jangan pernah meninggalkan makan sahur agar mendapat keberkahan dari Allah SWT.

ﺍﻟﺴَّﺤُﻮْﺭُ ﺃَﻛْﻠُﻪُ ﺑَﺮَﻛَﺔٌ ﻓَﻼَ ﺗَﺪَﻋُﻮْﻩُ ﻭَﻟَﻮْ ﺃَﻥْ ﻳَﺠْﺮَﻉَ ﺃَﺣَﺪُﻛُﻢْ ﺟُﺮْﻋَﺔً ﻣِﻦْ ﻣَﺎﺀٍ …

Artinya: “Makan sahur adalah barakah, maka janganlah kalian meninggalkannya meskipun salah seorang di antara kalian hanya minum seteguk air.” (HR.Ahmad)

Bacaan Niat Sahur

Baca Juga: Menag Ungkap Alasan 1 Ramadan Indonesia Lebih Dulu dari Singapura dan Brunei

Doa sebelum makan sahur sama dengan doa sebelum makan. Yakni dengan membaca kata basmallah yang artinya “dengan menyebut nama Allah”.

Sebagaimana sabda Rasulullah:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوَّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوَّلَهُ وَآخِرَهُ

Artinya: “Apabila salah seorang di antara kalian makan, hendaklah ia menyebut nama Allah Ta’ala. Dan jika ia lupa, hendaklah ia membaca ‘Bismilaahi awalahu wa aakhirahu’” (HR.Tirmidzi dan Abu Daud)

Kemudian penutup dari sahur adalah niat puasa. 

Atau bisa membaca doa berikut:

"Yarhamullâhul mutasahhirîn"

Doa ini berarti "Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada orang-orang yang bersahur".

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI