Suara.com - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) membuat terobosan dalam operasional haji tahun 1446 H/2025 M dengan mengumumkan daftar nama Jemaah Haji Khusus yang berhak melunasi biaya haji secara terbuka.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan transparansi dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Dirjen PHU Hilman Latief menegaskan bahwa daftar nama Jemaah Haji Khusus akan diumumkan melalui website resmi Kemenag dan media massa.
“Daftar nama jemaah haji khusus diumumkan secara terbuka melalui website resmi Kementerian Agama dan media. Ini bagian dari transparansi,” ujar Hilman, Kamis (23/1/2025).
Dalam rapat daring tersebut diikuti Staf Khusus Menteri Agama, Sekretaris Ditjen PHU Arfi Hatim, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Nugraha Stiawan, Konsul Haji pada KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Akhmad Fauzin, serta sejumlah pejabat terkait lainnya,
Ia menambahkan bahwa pendekatan ini serupa dengan pelaksanaan haji reguler, di mana daftar nama jemaah yang berhak melunasi biaya diumumkan secara terbuka.
Sebelumnya, daftar nama Jemaah Haji Khusus tidak diumumkan secara luas, melainkan hanya disampaikan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).
"Mulai tahun ini, daftar nama jemaah haji khusus diumumkan terbuka agar semua jemaah bisa mengakses informasi tersebut. Ini komitmen kami terhadap keterbukaan informasi," kata Hilman.
Kemenag juga meminta Kepala Bidang Haji di Kanwil Kemenag Provinsi untuk menyosialisasikan daftar nama jemaah yang berhak melunasi biaya haji. Tujuan utama sosialisasi ini adalah agar jemaah dapat segera mengetahui status mereka dan melakukan proses pelunasan lebih awal.
Baca Juga: Berangkat ke Arab Saudi Temui Menteri Haji, Menag Finalisasi Kerja Sama Penyelenggaraan Haji 2025
“Sosialisasi juga diperlukan dalam rangka mengoptimalkan serapan kuota haji khusus. Tahun lalu, masih terdapat sisa kuota sebanyak 250, jumlah yang lebih besar dibanding sisa kuota haji reguler. Tahun ini, pengisian kuota harus lebih maksimal,” ujar Hilman.