Selain itu, sholat dhuha juga disebutkan dapat membangunkan rumah megah terbuat dari emas di surga dan memberikan pahala layaknya ibadah umrah.
Tata Cara Sholat Dhuha
Sholat dhuha dapat dilaksanakan paling sedikit dua rakaat. Berikut adalah tata cara sholat dhuha:
- Membaca niat sholat dhuha.
- Takbiratul ihram.
- Membaca doa iftitah.
- Membaca surah Al-Fatihah.
- Membaca surah dalam Al-Quran, dianjurkan surah Asy-Syams 91 atau Al-Kafirun 109.
- Rukuk dengan tumakninah.
- Iktidal.
- Sujud dengan tumakninah.
- Duduk di antara dua sujud dengan tumakninah.
- Sujud dengan tumakninah.
- Kerjakan rakaat kedua seperti rakaat pertama.
- Duduk dan membaca tasyahud akhir.
- Akhiri dengan salam.
- Membaca doa setelah sholat dhuha.
Doa Setelah Sholat Dhuha
Allahumma innad dhuhaa dhuha uka, wal bahaa bahaa-uka, wal jamaala jamaa-luka, wal quwwaata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma inkaana rizqi fis-samaa-i fa-anzilhu, wainkaana fil-ardli fa akhrijhu, wainkaana mu'siron fayassirhu, wainkaana charooman fathohhirhu, wainkaana ba'iidan faqorribhu, bichaqqi dhuhaaika, wajaamalika, wabahaaika, waqudrotika, waquwwatika, waishmatika, atini maa'ataita 'ibaadakash-sholihiin.
Artinya: "Ya Allah sesungguhnya waktu dhuha adalah dhuha-Mu, dan keindahan adalah keindahan-Mu, dan kebagusan adalah kebagusan-Mu, dan kemampuan adalah kemampuan-Mu, dan kekuatan adalah kekuatan-Mu, serta perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah apabila rizqiku berada di langit maka mohon turunkanlah, bila di bumi mohon keluarkanlah, bila sulit mudahkanlah, bila jauh dekatkanlah, dan bila haram bersihkanlah, dengan haq dhuha-Mu, keindahan-Mu, kebagusan-Mu, kemampuan-Mu, kekuatan-Mu dan perlindungan-Mu, berikanlah kepadaku apa saja yang engkau berikan kepada hamba-Mu yang shalih."
Dengan mengetahui waktu dan tata cara sholat dhuha, umat Islam bisa melaksanakan ibadah sunnah ini dengan benar dan mendapatkan keutamaannya.