Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta’ala.
Artinya: saya berniat puasa sunnah syawal, esok karena Allah SWT.
Niat tersebut bisa dibaca jika Anda sudah meniatkannya sejak malam hari. Namun, jika Anda mendadak ingin berpuasa Syawal di pagi hari, berikut adalah niat yang bis dibaca.
Selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa, niat puasa Syawal bisa dibaca sampai sebelum dhuhur.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta’ala.
Artinya: Saya berniat puasa sunnah Syawal har ini karena Allah SWT.
Puasa Syawal berapa hari?
Waktu puasa syawal yang disunnahkan adalah enam hari. Anda bisa memulainya sejak hari kedua di bulan Syawal atau satu hari setelah hari raya Idul Fitri.
Anda memang dianjurkan melakukan puasa syawal secara berurutan. Namun, mayoritas ulama berpendapat bahwa Anda bisa melakukannya selang-seling selama memenuhi waktu enak hari puasa.
Baca Juga: Niat Puasa 6 Hari Setelah Lebaran, Kapan Waktu Membaca Niat Syawal?
Pada tahun 2024 ini, Anda sudah mulai bisa puasa syawal pada hari Kamis, 11 April 2024 dengan batas waktu pelaksanaan pada hari Kamis, 9 Mei 2024.