Lummo Semesta Star Networking Ajak Pebisnis Optimalkan Ekspansi Usaha Jangka Panjang di Bulan Ramadan

Arendya Nariswari Suara.Com
Jum'at, 15 April 2022 | 14:06 WIB
Lummo Semesta Star Networking Ajak Pebisnis Optimalkan Ekspansi Usaha Jangka Panjang di Bulan Ramadan
Lummo Semesta Star Networking Ajak Pebisnis Optimalkan Ekspansi Usaha Jangka Panjang di Bulan Ramadan dengan Model Bisnis D2C
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

“Di acara ini, pebisnis dapat memperluas wawasan usaha dari berbagai pakar dan membantu pebisnis menentukan strategi dan pendekatan yang tepat untuk pertumbuhan bisnisnya.

LummoSHOP selalu mendukung pebisnis mendapatkan lebih banyak pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas usahanya dan mencapai potensi maksimalnya,” tambah Lorenzo.

Lummo Semesta Star Networking merupakan bagian dari inisiatif Lummo Semesta untuk memberikan pendampingan usaha bagi para pebisnis. Acara ini dapat menjadi wadah berkomunikasi yang positif untuk meningkatkan kapasitas bisnis dan jejaring mereka dengan berbagi informasi dan tips untuk pengembangan usaha bersama.

Acara ini dihadiri oleh 1.000 pengusaha lokal dari berbagai daerah secara daring yang berambisi untuk terus bertumbuh dan mengembangkan usahanya. Hadir sebagai pembicara yaitu Fandy Silalahi - VP of Community and Merchant Success LummoSHOP, Direktur SMESCO - Leonard Theosabrata, Founder PURANA - Nonita Respati, pemilik Nasi Kulit Syuurga - Hedar Alaydrus, serta produsen besar baju anak ERDANS13 - Shegi Mutya.

Para pebisnis profesional ini berbagi pengalaman dan strategi tentang bagaimana mengoptimalkan peluang ekspansi usaha di bulan Ramadan dengan model bisnis D2C, serta pentingnya pendekatan D2C sebagai basis membangun kedekatan pelanggan untuk  bisnis yang berkelanjutan.

Fandy Silalahi VP of Community and Merchant Success LummoSHOP di kesempatan ini  merangkum tren perilaku konsumen di bulan Ramadan dari berbagai sumber eksternal untuk mempersiapkan pebisnis melakukan adaptasi operasional usaha dan produksi, serta menentukan strategi yang tepat dalam meningkatkan penjualannya.

“Selama bulan Ramadan, umat muslim memulai aktivitas lebih pagi dengan sahur, kegiatan ini dimanfaatkan pula bagi sebagian besar masyarakat untuk berbelanja online sehingga menurut iPrice lonjakan trafik signifikan terjadi pada pukul 2-5 pagi,” kata Fandy Silalahi. “Bisa disimpulkan berbelanja online ketika sahur merupakan seasonal habit di Indonesia.”

“Menurut laporan Populix, 2022, saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri,  82 persen dari responden menyatakan tertarik berbelanja kebutuhan untuk menunjang penampilan atau fesyen, 40 persen tertarik pada produk-produk kosmetik, diikuti oleh perlengkapan ibadah sebanyak 33 persen,” tambah Fandy. “Kue kering lebaran juga menjadi pilihan yang diminati sekitar 21 persen responden, sementara 18 persen diantaranya memilih untuk belanja kebutuhan pokok . Rata-rata orang Indonesia mulai berbelanja kebutuhan Ramadan puncaknya di minggu ketiga Ramadan menurut laporan Statista.”

LummoSHOP telah mendorong digitalisasi usaha jutaan pebisnis di Indonesia dengan membantu pelaku usaha membuat situs web resmi tokonya melalui www.lummoshop.co.id sehingga mereka dapat mengelola operasional bisnisnya dengan lebih efektif,  membangun relasi dan menjual langsung ke pelanggannya, serta membangun merek dan identitas unik bisnis onlinenya.                    

Baca Juga: Dukung Program PEN 2022, PT Semen Indonesia Salurkan Bansos Sembako Senilai Rp1,9 Miliar

"Saat ini terjadi perubahan yang signifikan, karena ada akselerasi secara digital dan semakin banyak UKM yang on-boarding di berbagai platform digital,” kata Leonard Theosabrata, Direktur SMESCO. “Dibutuhkan juga banyak kiat-kiat agar menjadi sukses dalam penjualan secara online. Oleh karena itu, untuk memanfaatkan momen Ramadan dan Lebaran ini, yang paling penting adalah komunikasi dan juga market fit, dimana sesuai model bisnis yang dipilih, kita harus menyiapkan produk, program dan cara komunikasinya."

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI