Sebuah paku kecil atau serpihan kaca di jalan mungkin tampak sepele, tapi jangan salah—mereka bisa menjadi "pembunuh" bagi ban kendaraan Anda. Tak butuh ukuran besar untuk membuat ban bocor atau bahkan pecah di tengah perjalanan.
Jalan berlubang juga bukan sekadar gangguan, tapi jebakan yang bisa merusak ban dan suspensi mobil Anda. Menghantam lubang dengan kecepatan tinggi bisa berujung pada kebocoran, bahkan menyebabkan kecelakaan jika tak segera dikendalikan.
Daripada mengambil risiko, lebih baik waspada. Kurangi kecepatan saat melewati jalan yang tampak mencurigakan. Jangan ragu untuk menjaga jarak dengan kendaraan di depan agar bisa menghindari benda tajam yang tersembunyi di permukaan jalan.
Rahasia Umur Panjang
Sama seperti manusia, ban juga punya usia. Jika sudah lebih dari 5 tahun, mungkin saatnya untuk "pensiun". Jangan menunggu sampai terjadi hal yang tak diinginkan di jalan. Ban yang sudah terlalu tua bisa kehilangan daya cengkeram, membuat perjalanan jadi lebih berisiko.
Selain itu, jangan tergoda untuk melakukan modifikasi yang justru bisa membuat ban "sakit". Mengubah ukuran atau tekanan yang tidak sesuai standar bisa mempercepat keausan dan mengurangi performanya. Ingat, ban adalah satu-satunya bagian mobil yang langsung bersentuhan dengan aspal—keamanannya tak bisa ditawar.
Pilihlah ban berkualitas sesuai rekomendasi pabrikan. Anggap ini sebagai investasi, bukan sekadar pengeluaran.
Persiapan adalah Kunci
Dua minggu sebelum mudik, jadwalkan "check-up" menyeluruh untuk si bundar hitam. Siapkan ban serep yang prima dan peralatan lengkap - seperti membawa payung sebelum hujan.
Baca Juga: Ragam Pesan-pesan Lucu dan Mengharukan Pemudik Motor di Kalimalang
Dengan perhatian ekstra pada si hitam bundar ini, perjalanan mudik 2025 Anda bisa jadi momen membahagiakan tanpa drama tak terduga. Ingat, keselamatan keluarga dimulai dari hal yang sering kita anggap sepele - ban yang sehat dan terawat.