Lebih lanjut Budi menerangkan bahwa yang terbakar dalam insiden tersebut merupakan SUV Omoda 5 yang sedang disimpan di lokasi forwarding, bukan di fasilitas milik CSI atau PT Handal, tepat mobil-mobil Chery dirakit seperti yang dirumorkan sebelumnya.

"Itu adalah mobil yang masuk ke Indonesia, transit di lokasi forwarding, jadi bukan di tempat kita, bukan di Handal," tegas dia.
Chery kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran serta dampak yang akan terjadi.
"Saat ini, Chery Sales Indonesia (CSI) tengah melakukan investigasi internal secara menyeluruh untuk memahami secara utuh penyebab dan dampak dari kejadian ini. Kami juga bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam proses penyelidikan lebih lanjut," tulis CSI dalam keterangan resminya.
Pabrikan China Pertama yang Melakukan Recall di Indonesia
Ini bukan masalah pertama yang mendera Chery di Indonesia. Pada Mei 2024 lalu CSI mengumumkkan penarikan kembali atau recall terhadap 420 unit Chery Omoda 5 di Indonesia.
Faktanya Chery menjadi merek otomotif China pertama yang melakukan recall kendaraannya di Indonesia.
CSI, ketika itu mengatakan telah menerima hasil investigasi dari Chery Internasional terkait cacat pada selonsong sumbu roda belakang Omoda 5. Dalam beberapa kasus, selonsong sumbu roda itu bisa patah dan memicu kecelakaan.

Sebagai langkah antisipasi, Chery Sales Indonesia memutuskan untuk menghubungi konsumen yang berpotensi terdampak untuk melakukan pemeriksaan di dealer resmi Chery. Sebanyak 420 unit Chery Omoda 5 (Z dan RZ) terdampak tersebut diidentifikasi berdasarkan nomor rangka kendaraan.
Baca Juga: Chery Perkenalkan Teknologi Hybrid yang Diklaim Tempuh 2.369 Km Tanpa Isi Ulang
Jika dari hasil pemeriksaan ditemukan adanya potensi dari permasalahan yang dimaksud, maka akan dilakukan pergantian suku cadang tanpa dikenakan biaya.