Tak Cuma Korupsi Pertamax, Pertamina Disorot Terkait Isu QR Code BBM Bersubsidi: Banyak Penyelewengan

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Jum'at, 28 Februari 2025 | 17:15 WIB
Tak Cuma Korupsi Pertamax, Pertamina Disorot Terkait Isu QR Code BBM Bersubsidi: Banyak Penyelewengan
Ilustrasi QR Code MyPertamina untuk pembelian BBM Subsidi. [Dok. Pertamina]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pernahkah Anda mendapati mobil mewah yang bisa beli bahan bakar subsidi? Atau pernahkah merasa kuota BBM bersubsidi Anda berkurang dengan sendirinya padahal Anda tidak sedang memakai?

Sempat bikin publik gusar di media sosial, akhirnya isu ini sampai ke telinga para pejabat.

Sebelum publik dibuat heboh dengan kabar kasus korupsi Pertamina yang taksiran kerugiannya mencapai hampir Rp 1 kuadriliun, rupanya DPR sempat memanggil pihak BPH Migas (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi) terkait dugaan penyelewengan QR Code.

Buat yang belum tahu, QR Code ini diperlukan untuk pengguna kendaraan sebagai syarat untuk beli bahan bakar minyak bersubsidi, seperti Pertalite dan juga Solar.

Sehingga, secara teori, mobil-mobil mewah ini tak bisa memperoleh QR Code untuk beli bahan bakar subsidi.

Konsumen menunjukkan QR Code saat pengisian BBM bersubsidi di SPBU. [Dokumentasi Pertamina]
Konsumen menunjukkan QR Code saat pengisian BBM bersubsidi di SPBU. [Dokumentasi Pertamina]

Namun faktanya, pihak-pihak yang seharusnya tak layak mendapat BBM subsidi ini malah tetap bisa memperoleh QR Code.

Bahkan ada juga yang satu kendaraan bisa mempunya beberapa QR Code sekaligus.

Hal tersebut dibahas dalam RDP (Rapat Dengar Pendapat) bersama Komisi XII DPR RI.

"Di dapil saya, Lampung, itu banyak kejadian," kata Putri Zulkifli Hasan, dikutip dari TVR Parlemen (10/2/2025).

Baca Juga: Bukan Pertamina, Diduga Mobil Kepresidenan Prabowo Isi Bensin di SPBU Shell: Takut Ketipu..

"Contoh, satu sopir bisa punya 3-4 QR Code, bahkan ada yang menjual QR Code-nya, oknum SPBU-nya gitu," tanya Putri ke Erika Retnowati, Kepala BPH Migas.

"Jadi sepertinya QR Code ini hanya di-capture lalu bisa digunakan satu kendaraan atau satu orang bisa menggunakan 3 sampai empat," ucap putri lagi.

Kuncinya ada di Pertamina

Tunjukkan QR Code MyPertamina Tanpa Ponsel, Bagaimana Caranya? (Dok. Pertamina)
Tunjukkan QR Code MyPertamina Tanpa Ponsel, Bagaimana Caranya? (Dok. Pertamina)

Erika juga tak mengelak jika ada penyelewengan QR Code, namun pihaknya mengklaim bahwa perbaikan atas hal tersebut perlu dilakukan dengan Pertamina.

"Kami menyadari bahwa pengawasan yang dilakukan oleh BPH Migas itu masih jauh dari sempurna. Karena itu kami terus-menerus melakukan perbaikan baik dari sisi regulasi maupun dengan pemanfaatan teknologi informasi," ucapnya.

"Memang masih banyak sekali penyalahgunaan QR Code. Jadi ada satu mobil punya beberapa QR Code. Kami masih terus berkoordinasi dengan Pertamina," ungkap Erika.

BPH Migas mengaku telah mengajukan sejumlah usulan untuk menanggulangi hal ini, namun pada akhirnya hal tersebut menunggu tindakan dari Pertamina.

"Kami juga mengusulkan penggunaan PIN sehingga kemudian QR Code hanya betul-betul digunakan oleh si pemilik, misalnya. Jadi kami terus-menerus koordinasi dengan Pertamina. Kita akan terus mendorong penggunaan QR Code sembari melakukan pembenahan," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI