Tiap Tahun Tambah Kaya 10 M, Menterengnya Garasi Yoki Firnandi Tersangka Korupsi Pertamina: Kerugian 1 Kuadriliun

Cesar Uji Tawakal Suara.Com
Kamis, 27 Februari 2025 | 16:12 WIB
Tiap Tahun Tambah Kaya 10 M, Menterengnya Garasi Yoki Firnandi Tersangka Korupsi Pertamina: Kerugian 1 Kuadriliun
Yoki Firnandi Dirut Pertamina International Shipping. (Pertamina-PIS)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) baru-baru ini mengungkap kasus dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), yang menyebabkan kerugian negara mencapai angka fantastis.

Dalam perhitungan sementara, Jika kerugian negara pada tahun 2023 saja mencapai Rp 193,7 triliun, patut diduga total kerugian selama lima tahun bisa mendekati Rp 1 kuadriliun jika pola yang sama terjadi sejak 2018..

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, menyebutkan bahwa angka tersebut masih bisa bertambah seiring dengan proses perhitungan yang lebih mendalam.

“Kemarin yang sudah disampaikan itu Rp 193,7 triliun, itu baru tahun 2023. Makanya, kita sampaikan, dengan logika hukum, logika awam, kalau modusnya itu sama, ya berarti bisa ditaksir, berarti kemungkinan lebih,” ujar Harli di Jakarta, Rabu (26/2/2025).

Baca Juga: Merasa Dirugikan Akibat Pertamax Oplosan, Ratusan Warga Mengadu ke LBH Jakarta

Setahun panen 10 miliar

BMW X5 xDrive 40i yang tampil di Bangkok International Motor beberapa tahun lalu, sebagai ilustrasi [Shutterstock].
BMW X5 xDrive 40i yang tampil di Bangkok International Motor beberapa tahun lalu, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Seiring dengan penetapan tujuh tersangka dalam kasus ini, salah satu yang menarik perhatian adalah Yoki Firnandi (YF), Direktur Utama PT Pertamina International Shipping.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Yoki terus meroket setiap tahunnya.

Pada tahun 2021, kekayaannya tercatat sebesar Rp 21.854.400.000, meningkat menjadi Rp 31.434.400.000 pada tahun 2022, dan mencapai Rp 44.086.800.000 pada tahun 2023.

Kekayaan Yoki yang terus bertambah mencolok ini tentu menimbulkan tanda tanya, terutama dengan dugaan korupsi yang melibatkan kerugian negara sebesar 1 kuadriliun.

Baca Juga: Intip Memikatnya Suzuki Base Spacia: Mukanya Mirip Vellfire, Harga Rasa Wagon R

Menariknya, koleksi kendaraan Yoki yang dilaporkan dalam LHKPN untuk periode 2023 menunjukkan betapa menterengnya garasi sang tersangka.

Koleksi tersebut mencakup mobil Toyota MPV tahun 2018 senilai Rp 900.000.000, BMW X5 tahun 2020 senilai Rp 1.100.000.000, dan motor Yamaha tahun 2020 senilai Rp 12.000.000.

Dengan jumlah kekayaan yang terus bertambah setiap tahun dan koleksi kendaraan yang mentereng, kasus dugaan korupsi ini tentu menarik perhatian publik.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI