Suara.com - BMW di Amerika Serikat baru-baru ini mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap lebih dari 40.000 unit SUV X3 karena masalah pada kunci pintu belakang.
Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) melaporkan bahwa semua model yang terdampak kemungkinan memiliki kesalahan ini, meningkatkan risiko bagi penumpang belakang dan memudahkan akses ke kursi belakang, menurut laporan Carscoops.
Laporan recall ini mencakup 40.736 kendaraan BMW, terutama model X3 sDrive30i dan xDrive30i yang diproduksi antara 11 Agustus 2021 hingga 27 Agustus 2024.
Menariknya, laporan tersebut tidak menyebutkan model yang lebih bertenaga seperti X3 M40i dengan mesin 3.0L dan 382 hp.
Baca Juga: Dominan! Mobil Listrik China Kuasai Pasar Global 76 Persen
Sebagai solusi, BMW akan mengganti modul kunci pintu samping belakang secara gratis di pusat layanan dealer resmi mereka. Selain masalah keselamatan, kunci yang rusak juga bisa menimbulkan masalah keamanan.

Menurut Universitas Tulane, sekitar 80% kendaraan yang dicuri di Amerika Serikat dalam keadaan tidak terkunci, sehingga pemilik harus segera menangani masalah ini.
BMW telah memberi tahu jaringan dealernya dan berencana memberi tahu pemilik kendaraan paling lambat 14 April 2025.
Jika Anda mencurigai bahwa BMW X3 Anda termasuk dalam model yang ditarik kembali, Anda dapat memeriksa status recall kendaraan Anda menggunakan alat pencarian NHTSA dengan nomor VIN 17 karakter, spesifikasi kendaraan, atau nomor plat kendaraan.
Dengan tindakan penarikan ini, BMW menunjukkan komitmen mereka terhadap keselamatan dan keamanan penggunanya.
Baca Juga: Hujan Turun? Tenang, Ini Rahasia Jitu Berkendara Aman dengan Mobil Listrik