Suara.com - Banjir memang jadi momok menakutkan bagi pemilik kendaraan, terutama di wilayah Jabodetabek. Bukan cuma bikin repot sesaat, mobil yang terendam banjir bisa mengalami kerusakan serius yang ujung-ujungnya bikin kantong jebol dan nilai jual anjlok. Mari kita bahas dampaknya satu per satu seperti dilansir dari Suzuki Indonesia.
1. Bau Tidak Sedap di Area Kabin
Pertama, jangan kaget kalau mobil jadi bau tak sedap. Air banjir yang kotor bisa nyelip masuk lewat celah-celah kecil di bodi mobil.
Tekanan airnya kuat, bisa memaksa masuk lewat lubang bawah atau karet pintu yang sudah aus. Akibatnya? Kabin mobil jadi bau tak sedap dan bisa mengganggu kesehatan.
Baca Juga: Cerdik Menghemat BBM, 7 Jurus Jitu yang Bikin Dompet Tersenyum
2. Sistem Kelistrikan Rusak
Yang kedua, sistem kelistrikan bisa bermasalah. Meski mobil masih bisa jalan normal setelah kena banjir, air bisa pelan-pelan masuk ke sistem kelistrikan tanpa ketahuan.
Air kotor yang mengandung mineral bisa bikin kabel atau komponen elektronik seperti ECU jadi korosi. Mungkin tidak langsung bermasalah, tapi bisa jadi bom waktu.
3. Mobil Berkarat
Karat juga jadi musuh yang harus diwaspadai. Bagian bawah mobil, sepatbor, dan celah-celah panel bodi gampang jadi sarang air kotor yang memicu karat. Selain bikin mobil jadi jelek, karat yang dibiarkan bisa menggerogoti struktur bodi mobil.
Baca Juga: Fakta Unik LHKPN Raffi Ahmad: Tak Cuma Mobilnya yang Mewah, tapi...
4. Rem Bermasalah
Rem sebagai komponen keselamatan utama juga bisa kena dampaknya. Air berlumpur bikin cakram dan teromol rem berkarat. Akibatnya? Bukan cuma bunyi rem jadi berisik, tapi bisa bikin rem gagal berfungsi. Lebih parah lagi kalau air masuk ke tabung minyak rem.
5. Oli Tercampur Air
Jantungnya mobil alias mesin juga bisa kena masalah serius kalau air banjir nyampur sama oli. Meski tidak langsung kelihatan, pencampuran ini bisa terjadi sedikit demi sedikit dan bikin mesin rusak parah. Tanda awalnya, oli berubah warna jadi seperti kopi susu. Kalau sudah begini, oli harus segera diganti!
Lalu, apa yang harus dilakukan? Hindari nekat terjang banjir dalam, rutin periksa mobil setelah kena banjir, dan jangan tunda perbaikan kalau ada tanda-tanda kerusakan. Lebih baik keluar biaya untuk perawatan pencegahan daripada harus bayar mahal untuk perbaikan besar atau bahkan membahayakan keselamatan.
Dengan memahami risiko-risiko ini, diharapkan Anda bisa lebih bijak menghadapi situasi banjir dan merawat mobil dengan tepat. Ingat, me