4. Akselerasi Tersendat-sendat
Ketika motor terasa tersendat atau tidak bisa berakselerasi dengan baik, terutama di putaran mesin bawah, ini dapat menunjukkan masalah pada mangkuk kopling atau jalur bergerak roller yang tergerus.
5. Bau Gosong atau Tercium Aroma Tidak Sedap
Bau gosong yang tercium saat berkendara sering kali disebabkan oleh V-belt yang sudah rusak atau terbakar. Ini adalah tanda bahwa V-belt perlu segera diganti untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem CVT.
6. Kebocoran Oli dari CVT
Jika Anda menemukan kebocoran oli di sekitar area CVT, ini adalah indikasi bahwa ada kerusakan pada seal atau komponen lain dalam sistem. Kebocoran oli dapat menyebabkan kurangnya pelumasan dan berpotensi merusak bagian-bagian penting dalam CVT.
7. Performa Menurun Saat Membawa Beban Berat
Jika motor terasa berat dan kehilangan tenaga saat membawa beban berat atau mendaki tanjakan, ini bisa menjadi tanda bahwa komponen seperti pulley atau roller mengalami keausan dan perlu diganti.
Memperhatikan tanda-tanda ini secara dini dapat membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada sistem CVT dan memastikan kinerja motor tetap optimal. Jika Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas, sebaiknya bawa motor ke bengkel terpercaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.