Suara.com - Nathan, seorang pemilik bisnis di Idaho, Amerika Serikat, melaporkan adanya kejadian tak mengenakkan saat ia membei mobil listrik.
Menurut Motorbiscuit, mulanya ia merasa sangat bersemangat ketika akhirnya mendapatkan Cybertruck Cyberbeast miliknya yang baru saja dipesan.
Beberapa orang melaporkan harus menunggu berbulan-bulan setelah melakukan reservasi, sementara yang lain hanya menunggu beberapa hari.
Truk listrik yang dipesan Nathan berharga sekitar 99.990 dolar AS (sekitar 1,5 miliar rupiah), menjadikannya pickup EV yang cukup mahal.
Namun, satu jam sebelum Cybertruck-nya dijadwalkan untuk diantarkan, Nathan menerima pesan yang mengkhawatirkan dari seorang karyawan Tesla.
"Sayangnya, saat tim persiapan bekerja pada mobil Anda pagi ini, mereka menemukan beberapa peringatan di layar. Setelah tinjauan lebih lanjut dari teknisi kami, mereka menyarankan kami untuk membatalkan kecocokan VIN ini," bunyi tangkapan layar yang diposting Nathan di Cybertruck Owners Club.
"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya, tetapi kami ingin memastikan bahwa Anda mendapatkan mobil sesuai standar Tesla. Kami akan mencari VIN lain untuk Anda secepat mungkin. Sementara itu, kami akan membatalkan janji temu ini dan menghapus VIN ini dari akun Anda."
Masalah Baterai pada Cybertruck Baru
![Cybertruck Tesla dipamerkan di IIMS 2021.[Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/18/26786-cybertruck-tesla-iims-2021.jpg)
Nathan menulis bahwa ia menelepon showroom dan diberitahu bahwa truknya membutuhkan baterai baru. "Tim persiapan tidak dapat menyalakan truk saat mereka sedang mempersiapkannya untuk pengiriman. Karyawan Tesla mengatakan bahwa teknisi sedang mengerjakannya dan mengatakan bahwa truk ini membutuhkan baterai baru," tulisnya.
Baca Juga: Update Google Maps Ini Bikin Pengendara Girang, Fitur Berfaedah Apa yang Akan Hadir?
"Sebuah baterai baru untuk truk yang belum menempuh jarak 0 kilometer."