Suara.com - Musim hujan tiba, dan bagi para pemotor, jas hujan menjadi salah satu perlengkapan wajib yang harus selalu siap sedia. Namun, tahukah kamu bahwa jas hujan juga memiliki masa pakai yang perlu diperhatikan?
Jangan sampai jas hujan yang kamu andalkan justru bocor atau tidak nyaman dipakai. Berikut ini lima tanda untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk ganti jas hujan:
![Pengendara motor melintas saat hujan lebat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (2/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/02/52636-musim-hujan-ilustrasi-hujan-ilustrasi-cuaca-cuaca-ekstrim-jas-hujan.jpg)
1. Bocor di Banyak Tempat
Jika jas hujanmu mulai bocor di beberapa tempat, ini adalah tanda pertama bahwa jas hujan tersebut perlu diganti.
Bocor bisa disebabkan oleh material yang sudah mulai aus atau jahitan yang tidak lagi rapat. Jas hujan yang bocor tentu saja tidak akan efektif melindungi kamu dari hujan.
2. Material yang Menjadi Kaku
Material jas hujan yang sudah tua biasanya akan menjadi kaku dan tidak nyaman dipakai. Ini dapat mengurangi fleksibilitas dan membuat gerakan berkendara menjadi tidak nyaman.
Jas hujan yang baik seharusnya tetap elastis dan fleksibel meskipun sering digunakan.
![Jas hujan model setelan yang membuat gerak pengendara sepeda motor tidak terhambat sekaligus aman [PT Wahana Makmur Sejati]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/01/09/83018-jas-hujan-pemotor-wahana-honda-01-suaradotcom.jpg)
3. Warna yang Pudar
Warna jas hujan yang mulai pudar bukan hanya tanda visual dari penggunaan yang lama, tetapi juga bisa menunjukkan bahwa material jas hujan mulai menurun kualitasnya.