Oli Motor Bisa 'Stres'? Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya

Kamis, 29 Agustus 2024 | 17:40 WIB
Oli Motor Bisa 'Stres'? Ini Penyebabnya dan Cara Mengatasinya
Oli motor matic berbeda dengan motor manual. Motor matic menggunakan kopling kering. [Antara]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Siapa sangka, oli motor yang kita anggap sepele ternyata juga bisa mengalami "stres". Bukan stres seperti manusia, ya, tapi kualitasnya menurun sehingga tidak bisa lagi melindungi mesin secara maksimal.

Lantas, apa yang menyebabkan oli motor menjadi stres dan bagaimana cara mencegahnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini!

Mengapa Oli Motor Bisa Stres?

Oli motor memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kinerja mesin agar tetap optimal. Namun, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan oli motor menjadi stres dan mengurangi fungsinya.

Terjebak Macet

Saat motor sering terjebak macet, mesin bekerja lebih keras namun tidak menghasilkan tenaga yang optimal. Hal ini menyebabkan suhu mesin menjadi lebih panas dan membuat oli cepat menguap. Akibatnya, pelumasan mesin menjadi tidak sempurna dan komponen mesin lebih cepat aus.

Motor Jarang Digunakan:

Meskipun jarang digunakan, oli motor tetap perlu diganti secara berkala. Zat aditif dalam oli akan mengalami degradasi seiring waktu, meskipun motor jarang digunakan. Jika dibiarkan, oli akan kehilangan kekentalannya dan tidak mampu melindungi mesin dari gesekan.

Tercampur Air Radiator

Baca Juga: Lepaskan Stres dengan 5 Aktivitas Ini: Tenangkan Pikiran dan Tingkatkan Kesehatan Mental

Jika ada kebocoran pada sistem pendingin, air radiator dapat masuk ke dalam sistem pelumasan dan bercampur dengan oli. Campuran oli dan air radiator akan mengurangi kemampuan oli dalam melumasi komponen mesin dan dapat menyebabkan kerusakan mesin yang lebih serius.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI