Dampak paling jelas dari kenaikan tarif ini memang dirasakan oleh industri kendaraan listrik. Namun, tarif baru ini juga mencakup banyak barang lain yang tidak terkait langsung dengan industri otomotif.
Misalnya, derek kapal yang sebelumnya bebas bea kini dikenakan tarif 25 persen, dan tarif pada jarum suntik dan syringe melonjak dari nol menjadi 50 persen.
Reaksi dan Konsekuensi Politik
Langkah ini dilakukan saat hanya tinggal enam bulan menjelang pemilihan umum AS. Tim Biden berharap kebijakan ini bisa membuatnya terlihat tegas dalam masalah ekonomi, di mana jajak pendapat menunjukkan ia tertinggal dari rivalnya, Donald Trump.
Namun, dukungan domestik yang mungkin meningkat akibat kebijakan ini, akan datang dengan risiko memperkeruh hubungan dengan China dan pemimpinnya, Xi Jinping.
Berita kenaikan tarif ini membuat marah pejabat China. Kementerian Luar Negeri Beijing mengatakan negara tersebut akan mengambil "langkah-langkah penuh yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingannya yang sah," seperti yang dilaporkan oleh South China Morning Post.
Kementerian Perdagangan China menyatakan, "Ini akan sangat mempengaruhi atmosfer kerjasama bilateral. Amerika Serikat harus segera memperbaiki kesalahannya dan membatalkan tarif tambahan yang dikenakan pada China."