Suara.com - Latihan Bebas atau Free Practice 1 dan 2 menjelang gelaran World Superbike atau WSBK Phillip Island, Australia 2024 berlangsung seru pada Jumat (23/2/2024).
Kawasaki yang ditinggalkan Jonathan Rea (kini Pata Prometeon Yamaha) melejit di peringkat atas, sementara sang pembalap di tim baru malahan tercecer.
Dikutip dari rilis resmi WSBK Press Office sebagaimana diterima Suara.com, Alex Lowes (Kawasaki Racing Team WorldSBK) mendominasi jalannya Free Practice, mencetak rekor lap baru dan finish di puncak klasifikasi rider.
![Michael Van Der Mark in action di sesi Latihan Bebas WSBK Australia 2024 [WSBK Press Office]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/02/24/54900-wsbk-phillip-island-australia-01-press-office-01-suaradotcom.jpg)
“Cukup banyak lap bagus. Kecepatan saya baik-baik saja, kami tahu bahwa tahun ini sepertinya ada begitu banyak rider yang melaju kencang di lintasan sempit,” komentar Alex Lowes tentang trek yang dihadapi.
Sementara Nicolo Bulega (Aruba.it Racing – Ducati) mengamankan posisi kedua secara keseluruhan. Andrea Locatelli (Pata Prometeon Yamaha) bertengger di posisi ketiga, yang menunjukkan potensi kuat dengan rekor lap baru di FP1.
“Format weekend race berubah setelah tes sehingga mentalitas kami sedikit berbeda,” jelas Alex Lowes tentang situasi trek dan latihan.
“Kami mencoba mencari performa yang luar biasa. Kami harus menjaga ban untuk 10/11 lap, bukan 22 lap. Ini berarti kita bisa bermain lebih banyak dengan kekuatan motor, mungkin memiliki pengaturan yang lebih agresif saat motor berbelok dan menggunakan lebih banyak ban,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa pada sore hari timnya menggunakan ban pagi. Tujuannya mendapatkan hasil terbaik 10 lap pertama.
Hasilnya, penggunaan ban depan SC2 yang difavoritkan Lewes bertahan di bawah cuaca terik. Sehingga ia bisa fokus ke ban SC1.
Baca Juga: Awali Musim Balap 2024, Apa Aktivitas Rider WSBK di Australia?
“Tidak menyangka bisa menjadi secepat itu. Mungkin dengan ban SCT untuk satu lap, bisa menggunakan gripnya dan kemudian bannya sedikit turun, sampai saya kesulitan untuk membalikkan badan. Yakin masih banyak area di mana kami bisa tingkatkan kecepatan tunggangan. Secara umum perolehan menarik,” ujar Lewes.