Jangan Kemakan Hoax, Salah Kaprah Tentang Penggunaan dan Perawatan Helm

Sabtu, 10 Februari 2024 | 08:35 WIB
Jangan Kemakan Hoax, Salah Kaprah Tentang Penggunaan dan Perawatan Helm
Ilustrasi pengendara motor memegang helm (Freepik/wirestock)
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Helm, komponen penting dalam bagian safety riding pemotor yang berfungsi untuk melindungi kepala dari benturan saat berkendara.

Helm memang butuh perawatan agar bisa bikin pemotor aman dan nyaman ketika berkendara. Namun di era teknologi sekarang, tersebar hoax tentang penggunaan dan perawatan helm.

Dilansir dari Rideapart, berikut 5 hal yang bisa menjadi hoax dalam hal penggunaan dan perawatan helm.

1. Harga Mahal Tak Jaminan Aman

Indikator keamanan helm memang tak ditentukan dari seberapa mahal harga. Namun, lebih dilihat dairi standar keamanan yang dipenuhinya seperti
Standar Nasional Indonesia (SNI), yang terbukti dapat melindungi kepala pengendara dari benturan.

2. Helm Perlu Diganti secara Berkala

Helm GM Evouq. (Foto: GM)
Helm GM Evouq. (Foto: GM)

Meskipun helm tidak mengalami benturan keras, busa di dalamnya dapat mengalami kerusakan seiring waktu. Kerusakan ini bisa tidak terlihat dari luar, namun tetap mengurangi kemampuan helm dalam melindungi kepala saat terjadi kecelakaan. Sebagai langkah pencegahan, disarankan untuk mengganti helm setiap 3-5 tahun, meskipun belum mengalami insiden serius.

3. Cuci Helm Pakai Sabun Cuci Piring

Meskipun terlihat sepele, menggunakan sabun cuci piring untuk membersihkan helm bisa merusak bahan helm, terutama bagian busa. Sebaiknya gunakan sabun khusus helm yang lebih aman dan tidak merusak struktur helm.

Baca Juga: Pentingnya Kebersihan Helm: Menjaga Kesehatan dan Keselamatan di Jalan Raya

4. Jangan Perbaiki Helm yang Terkena Benturan Keras

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI