Gantung Helm, Sebastian Vettel Komandan Tim F1?

Selasa, 30 Januari 2024 | 11:52 WIB
Gantung Helm, Sebastian Vettel Komandan Tim F1?
Sebastian Vettel dalam sesi foto grup F1 driver, Class of 2022 di putaran akhir F1 GP Abu Dhabi (20/11/2022) [AFP/Ben Stansall].
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Ia terkenal sebagai sosok karismatik yang menyeimbangkan perannya di dunia motorsport dan kehidupan sehari-hari, dengan menjadi relawan pengemudi ambulans dan paramedis.

Menilik kelebihan para “kompetitor” Seb, apakah yang bisa ditawarkan mantan driver kelahiran Jerman, 3 Juli 1987 ini?

Sederet tokoh yang pernah bekerja sama dengannya menyatakan Sebastian Vettel adalah individu yang sangat cerdas dengan etos kerja yang kuat dan jeli terhadap detail.

Beberapa orang di Aston Martin memuji kerja Sebastian Vettel di balik layar sepanjang musim 2021-2022 saat ia bergabung di sana, sehingga tim berada di trek dan membuat lompatan besar pada 2023.

Team principal of the Scuderia Ferrari Formula One team Maurizio Arrivabene looks on in the pits during the Bahrain Formula One Grand Prix at the Sakhir circuit in Manama on April 3, 2016. AFP PHOTO / POOL / ANDREJ ISAKOVIC ANDREJ ISAKOVIC
Team principal  Scuderia Ferrari F1, Maurizio Arrivabene di Sirkuit Sakhir, Manama, Bahrain (2016) on April 3, [AFP PHOTO/ POOL / Andrej Isakovic]

Dikutip dari media F1 Racing versi cetak terbitan 2015, Seb memiliki kemampuan poliglot mempelajari bahasa secara otodidak. Untuk mengucapkan terima kasih, paling tidak ia bisa dalam 14 bahasa.

Hal ini paling tidak menjadi catatan kemampuan Seb dalam berinteraksi. Utamanya saat berada di tim Ferrari. Setelah sekian tahun memiliki aksen British (saat balapan bersama tim Red Bull Racing yang bermarkas di Britania Raya), ia berbahasa Italiano.

Semasa menjadi driver di tim Ferrari, Seb sampai diingatkan Maurizio Arrivabene–saat itu menjabat sebagai team principal Scuderia Ferrari kini CEO tim sepak bola Juventus–pada 2016 agar fokus balapan. Pasalnya ia memiliki ide begitu banyak bagi tim.

Prinsipal Red Bull Racing, Christian Horner (kiri), dan Sebastian Vettel saat keduanya masih kerja bareng di Red Bull [AFP/Giuseppe Cacace]
Team Principal Red Bull Racing, Christian Horner (kiri), dan Sebastian Vettel saat keduanya masih kerja bareng di Red Bull [AFP/Giuseppe Cacace]

Sekarang, mungkin saja kesempatan untuk menjadi komandan tim F1 terbuka.

Meski di sisi lain juga perlu dikaji. Beberapa kabar menyatakan, kesadaran Sebastian Vettel akan lingkungan hidup membuatnya undur diri sebagai pembalap.

Baca Juga: Balap Formula E Ungguli F1 untuk SChI

Sebagai wacana, simak sederet kebiasaan Seb di pentas F1. Seperti ke venue pakai sepeda pancal atau kayuh, sampai mengumpulkan sampah di tribun penonton selesai balapan.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI