Suara.com - Bermacam cara dilakukan perusahaan otomotif untuk memberikan rasa istimewa kepada konsumen atau pelanggan setianya. Salah satunya adalah membuat edisi "bespoke" atau berdasar pesanan. Bisa pula karya istimewa dalam jumlah terbatas atau limited edition. Serta masih banyak lagi, yang membuat sebuah mobil tampak stand out di antara produk lainnya.
Menyambut Libur Natal dan Tahun Baru atau Libur Nataru, di negara tetangga kita, Singapura, salah satu perusahaan mobil kenamaan asal Britania Raya, MINI menghadirkan satu unit mobil karyanya yang masuk klasifikasi sangat terbatas. Atau hanya akan ada satu di negara itu.
Dipajang dalam bentuk display dalam kotak di pusat perbelanjaan One Raffles Place, Singapura inilah All-Electric MINI PS Bespoke. Tertulis di bagian informasi sebagai "True and Only", Boldly Black on Black, Signature Accents, A Unique Key Feature, Every Sides Good's Side, mobil listrik atau ramah lingkungan warna hitam ini dijamin hanya ada satu di negara dengan lambang Merlion itu.
![All-Electric MINI PS Bespoke Edition persembahan UOB cards, Paul Smith, dan MINI untuk konsumen di Singapura [Suara.com/CNR ukirsari]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/12/20/35769-mini-singapura-suaradotcom-cnr-ukirsari-02.jpg)
Tidak kalah istimewa, selaras predikat yang disandangnya yaitu kendaraan "bespoke" atau hanya dihadirkan berdasar pesanan, All-Electric MINI PS Bespoke Edition yang lahir dari kolaborasi UOB Cards, Paul Smith, dan MINI.
Dikutip dari situs resmi MINI, Paul Smith adalah seorang desainer busana pria yang beberapa kali telah bekerja sama dengan produsen otomotif itu dalam proyek perintis mengubah satu unit MINI klasik yang memiliki mesin Internal Combustion Engine (ICE) menjadi sebuah mobil konversi tenaga listrik dan desain speedster.
Hasilnya adalah unit mobil keren bertenaga listrik 72 kW sebagai hasil daur ulang.
Proyek ini selaras gagasan Alec Issigonis, insinyur yang melahirkan MINI Classic. Saat itu, kendaraan ciptaannya ini dibuat model mungil serta hemat bensin sebagai respon atas krisis minyak pada 1959. Konsepnya adalah: dengan bahan bakar minimum, ruang penyimpanan tetap bisa maksimum.
Di masa sekarang, saat terjadi krisis iklim dan energi, konsep Alec Issigonis menjadi lebih relevan lewat penciptaan karya desainer Paul Smith. Sebagai pengguna MINI, lelaki yang mendapatkan gelar knighthood dari Kerajaan Inggris sehingga disapa sebagai Sir Paul Smith menjadi salah satu orang pertama dengan kepedulian tinggi untuk mengubah MINI konvensional menjadi konversi tenaga listrik.
Hasilnya, dalam musim panas 2021, Sir Paul Smith memperkenalkan MINI STRIP di pameran otomotif IAA di Munich, Jerman. Yaitu mobil konsep ramah lingkungan dengan tiga muatan utama yaitu kualitas, keberlanjutan, dan fungsionalitas.
"Mengubah ide menjadi kenyataan itu laiknya mimpi, mobil MINI yang dijadikan versi tenaga listrik ini menghormati masa lalu," papar Sir Paul Smith.