Masa depan motorsport ramah lingkungan seiring dengan Formula E yang menetapkan standar inovasi baru menunjukkan komitmen terhadap ajang balap yang mengusung nilai keberlanjutan dan performa tinggi.
“Sebagai satu-satunya olah raga otomotif yang bersertifikat nol karbon sejak awal, kami secara unik menunjukkan kepada dunia bahwa motorsport berperforma tinggi dan keberlanjutan dapat hidup berdampingan dengan kuat,” jelas Jeff Dodds.
Lebih lanjut, It’s On dibangun berdasarkan momentum musim lalu, yang merupakan musim paling kompetitif dalam Kejuaraan Dunia Formula E.
Gelar juara dunia untuk pembalap dan tim tetap berimbang hingga akhir musim, dengan empat pembalap berpeluang menang hingga seri penutup
“Dengan delapan juara berbeda dalam sembilan musim dan perebutan gelar juara dunia yang berlangsung hingga balapan terakhir, Formula E menghadirkan olah raga motorsport paling kompetitif di dunia,” tambah Henry Chilcott, Kepala Pemasaran Formula E.
![Suasana autograph session di depan paddock 11 tim yang berlaga dalam kejuaraan 2023 Gulavit Jakarta E-Prix (3-4/6/2023) [Suara.com/CNR ukirsari].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/06/07/98343-formula-e-jakarta-2023-suaradotcom-cnr-ukirsari-14.jpg)
“Di tahun kesepuluh balapan yang kami gelar, tagline It's On menunjukkan DNA kejuaraan kami yang sangat kompetitif dan mengundang penggemar motorsport di seluruh dunia untuk merasakan Formula E dan melihat seperti apa persaingan sebenarnya,” lanjutnya.
Sebagai catatan, Formula E tahun depan tidak dipentaskan di Tanah Air dengan alasan Indonesia tengah mengadakan pentas demokrasi berupa Pemilihan Umum atau Pemilu.
Semoga di tahun berikutnya akan dipentaskan kembali, dengan menjunjung semangat motorsport, sebagai bagian dari olah raga yang menomorsatukan sportivitas dan murni datang dari dunia otomotif.