Suara.com - Pernah menjadi pengemudi ojek online ojol alias ojek daring, Ndarboy Genk mengenang pengalamannya dan sesama pengemudi ojek lainnya.
Yaitu saat berjuang menghadapi tantangan hidup setiap hari di jalan.
Di balik kegigihan para pengemudi ojol tadi, sosok bernama lengkap Helarius Daru Indrajaya ini menyimak satu modal yang menjadi ciri khas mereka. Segala sesuatu dijalankan dengan keyakinan, serta kepercayaan.
"Modal Percoyo" alias modal percaya adalah kata yang didengar Ndarboy Genk saat menjadi bintang tamu Hari Mitra Grab.
"Dari situ saya kemudian menciptakan lagu 'Modal Percoyo', yang saya dedikasikan khusus kepada teman-teman driver ojol di seluruh Indonesia," jelas Ndarboy Genk, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.
"Pada saat itu rasanya kok, rekoso men urip iki, nggak ada pilihan lain selain berjuang, sing penting modal percoyo, usaha lan dungo," ungkap Ndarboy Genk dalam bahasa Jawa berpadu Indonesia, yang artinya saat itu ia menganggap betapa sengsaranya hidup ini, tiada pilihan lain selain berjuang, terpenting adalah modal percaya, usaha, serta berdoa.
![Ndarboy Genk di warung Teng Teng Crit [video courtesy Ndarboy Genk]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/12/06/62356-teng-teng-crit-01-ndarboy-genk-01-suaradotcom.jpg)
Ingatan saat menjadi pengemudi ojek daring melekat dalam benaknya. Curahan hati alias curhat saat menjadi pengemudi ojek daring itulah materi karyanya.
"Perjuangan saat menjadi Mitra Driver Grab merupakan titik balik dalam kehidupan saya," tandas Ndarboy Genk.
Lelaki yang kental berbahasa Jawa itu mempertahankan genre lagu dangdut berbahasa Jawa untuk lagu "Modal Percoyo".
Liriknya melankolis, akan tetapi irama lagu mengundang pendengar untuk berjoget bersama.