Suara.com - Ford Motor Company, salah satu perusahaan otomotif ternama asal Amerika Serikat bersiap terjun kembali di pentas balap single seater Formula 1 (F1). Tepatnya mulai musim 2026, saat sederet regulasi baru diterapkan. Antara lain kewajiban menggunakan bahan bakar ramah lingkungan.
Dikutip dari laman resmi Formula1 serta BBC, mulai Stefano Domenicali, Presiden dan CEO F1, sampai Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem memberikan sambutan.
Bayangkan saja, kali terakhir Ford berpartisipasi di F1 adalah menaungi driver legendaris Michael Schumacher bersama Benetton (1994). Comeback perusahaan yang didirikan Henry Ford ini tentunya mendapatkan apresiasi. Apalagi salah satu produsen otomotif Eropa, Audi, juga akan mulai bertarung di tahun yang sama bersama tim Sauber.
![Ford Mustang, salah satu produk andalan Ford sampai saat ini [Instagram: Ford].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2023/02/04/86779-ford-back-to-f1-ford-instagram-suaradotcom-01.jpg)
Sementara Ford sendiri akan menjalin kemitraan bersama Red Bull Racing F1 Team, sehingga dalam seremoni comeback ke F1 ini bisa disaksikan para driver Red Bull F1 Team ikut hadir. Mulai Max Verstappen, Sergio Perez, sampai Daniel Ricciardo tampil di lokasi. Juga ditampilkan salah satu mobil andalan perusahaan ini, yaitu Ford Mustang.
"Beberapa pabrikan memiliki sejarah motorsport panjang, seperti Ford contohnya. Mendengar kabar mereka hadir kembali di gelaran F1 yang diselenggarakan di bawah FIA adalah berita sangat membahagiakan," papar Mohammed Ben Sulayem, Presiden FIA.
Menurutnya, regulasi power unit pada 2026 serta komitmen keberlangsungan motorsport menggunakan bahan bakar berkelanjutan dan tetap seru ditonton, termasuk di Amerika Serikat adalah hal penting.
"Kembalinya Ford ke F1 untuk 2026 sangatlah membahagiakan, dan kami senang hati menyambutnya," tambah Stefano Domenicali, Presiden dan CEO F1.
"Ford adalah brand global dengan warisan luar biasa dalam dunia balap dan otomotif. Mereka melihat betapa berharganya platform balapan ini, mampu menjaring lebih dari setengah miliar penggemar di seluruh dunia. Kami tidak sabar menunggu logo Ford menjadi balapan di sirkuit ikonik F1 mulai 2026," lanjutnya.
Sementara Bill Ford, Executive Chairman, Ford Motor Company menyatakan bahwa keikutsertaan Ford dua tahun mendatang adalah babak baru bagi perusahaannya.
Baca Juga: eRV2, Van Listrik Buatan Winnebago Berbasis Ford e-Transit Meluncur di Amerika Serikat
"Saat mendebarkan dalam kisah motorsport Ford yang dimulai sejak kakek buyut saya [Henry Ford] memenangkan balapan agar nama brand kami semakin tenar," kata Bill Ford.