Mobil Inafis dan Kendaraan Taktis Brimob Dikerahkan ke Lokasi Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung

Rabu, 07 Desember 2022 | 13:26 WIB
Mobil Inafis dan Kendaraan Taktis Brimob Dikerahkan ke Lokasi Bom Bunuh Diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung
Anggota Brimob berjaga di kawasan sekitar Mapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (7/12/2022). [ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pada pagi ini, Rabu (7/12/2022) sekira pukul 08.00 WIB telah terjadi peristiwa bom bunuh diri Markas Kepolisian Sektor Astanaanyar Kota Bandung, Jawa Barat. Dua unit mobil Indonesia Automatic Fingerprint Identification System atau Inafis Polri dari Polda Jawa Barat dan sejumlah mobil taktis dari Brimob Polda Jawa Barat dikerahkan ke lokasi.

Selain itu, juga ditemukan sebuah kendaraan roda dua atau sepeda motor yang diduga milik pelaku bom bunuh diri, sebagaimana dilansir laman NTMC Polri.

Dikutip dari laman media sosial Facebook atas nama akun Divisi Humas Polri dan diunggah 24 Juli 2019, Inafis (Automatic Finger Print Identification System) Polri adalah garda terdepan dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam Satuan Reserse.

Disebutkan bahwa tugas Inafis Polri memerlukan kejelian dan ketelitian terhadap barang bukti yang ada di TKP. Di mana barang bukti ada kaitannya dengan kejadian di lokasi.

"Sekecil apapun barang bukti yang ada di TKP sangat penting dalam proses pengungkapan," demikian dituliskan di laman media sosial itu sebagaimana dikutip Suara.com.

Keberadaan tim Inafis dalam proses identifikasi terhadap korban manusia juga berperan penting dalam pemeriksaan sidik jari. Karena sidik jari termasuk identifikasi primer dalam pengungkapan identitas seseorang.

Motor pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Bandung. [ntmcpolri]
Motor pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astanaanyar Bandung. [ntmcpolri]

"Penting kehadiran segera tim Inafis di TKP karena bila korbannya manusia, akan berburu dengan waktu pembusukan," demikian ditulis di laman media sosial Facebook dengan akun Divisi Humas Polri.

Dikutip dari kantor berita Antara, hingga pukul 10.00 WIB, dua unit mobil Inafis Polri dari Polda Jawa Barat dan sejumlah mobil taktis dari Brimob Polda Jawa Barat berada di TKP.

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat atau Kapolda Jabar Inspektur Jenderal Polisi Suntana menyebutkan saat kejadian bom bunuh diri itu para anggota Polsek Astanaanyar sedang melaksanakan apel pagi.

Baca Juga: Antisipasi Kemacetan Natal dan Tahun Baru, Pemprov Sumsel Kerahkan Lebih dari 600 Petugas untuk Operasi Lilin Musi

"Ada 11 orang menjadi korban, terdiri 10 anggota Polri dan satu warga sipil. Satu orang anggota Polri meninggal dunia atas nama Aiptu Sofyan," jelas Inspektur Jenderal Polisi Suntana di sekitar Mapolsek Astanaanyar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI