Bahaya di mesin
Saat mobil diisi dengan muatan atau penumpang yang berlebihan, tenaga mesin secara otomatis berkurang. Ketika berkendara di daerah pegunungan yang syarat dengan tanjakan, mobil tidak mampu melewatinya.

Bila mobil sampai mundur akibat tak kuat menanjak, keselamatan penumpang jadi terancam.
Bahaya di kantong
Dari sisi ekonomi, mobil yang overload haus akan bahan bakar. Mobil dipaksa bekerja keras untuk melaju dengan beban yang sangat berat. Dampaknya, mesin membutuhkan asupan bahan bakar yang cukup banyak. Mobil jadi lebih boros, berujung pada pengeluaran jadi membengkak.
Bahaya di tubuh penumpang
Dari sisi penumpang pun tentu tidak nyaman berada dalam mobil yang penuh sesak. Karena tidak dapat duduk dengan baik. Badan menjadi cepat lelah dan tak jarang sampai pegal dan keram pada anggota tubuh.
Bahaya tidak dicover asuransi
Ketika hal-hal yang tidak diinginkan terjadi seperti kecelakaan, pihak asuransi tidak akan mengcover kejadian ini karena mobil kelebihan muatan.
Baca Juga: Berikan Harga Rp 300 Jutaan, Wuling New Cortez Bersaing di Segmen MPV

Hal ini memang tertuang pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor. Jadi, lebih baik dihindari untuk berkendara overload. Hal ini penting demi keamanan dan kenyamanan penumpang.