General Motors Turunkan Harga Mobil Listrik Chevrolet Bolt Agar Tetap Kompetitif di Pasar

Kamis, 02 Juni 2022 | 11:00 WIB
General Motors Turunkan Harga Mobil Listrik Chevrolet Bolt Agar Tetap Kompetitif di Pasar
Ilustrasi salah satu model mobil listrik Chevrolet Bolt. [Chevrolet.com]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - General Motors memberikan diskon atas produk mobil listrik Chevrolet Bolt sekira 18 persen untuk versi harga terendah, yang akan dimulai 26.595 dolar Amerika Serikat (AS) atau Rp 387 juta. Dari harga awal Rp 474 juta.

Dikutip kantor berita Antara dari Reuters, Chevrolet Bolt EUV (Electric Utility Vehicle) akan dijual mulai 28.195 dolar AS (Rp 411 juta), turun dari 35.695 dolar AS atau Rp 520 juta.

"Perubahan ini mencerminkan keinginan berkelanjutan kami untuk memastikan Bolt EV/EUV kompetitif di pasar," papar General Motors yang dikutip Kamis (2/6/2022).



Perusahaan menambahkan bahwa keterjangkauan selalu menjadi prioritas untuk kendaraan ini.

General Motors mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk membangun lebih banyak memproduksi Chevrolet Bolt EV dan EUV tahun ini, dibandingkan sejak diluncurkan pada 2016. Penjualan Chevrolet Bolt pada 2021 mencapai angka tertinggi 24.828 kendaraan.

Adapun pemangkasan harga produk General Motors yaitu Chevrolet Bolt listrik hingga 18 persen dilakukan setelah produk yang bermarkas di Detroit, Michigan itu menghentikan penjualan produk ini selama enam bulan setelah recall baterai. Yaitu Agustus 2021.

Produk terdampak lebih dari 140.000 unit dan recall dilakukan untuk menggantikan modul baterai setelah terjadi kasus terjadi serangkaian kebakaran di kendaraan yang diparkir, dan menghentikan produksi dan penjualan retail.

General Motors saat itu menyatakan recall Chevrolet Bolt dilakukan bagi produk yang dipasarkan sejak mulai diproduksi.

Chevrolet Bolt logo [Reuters via ANTARA Foto].
Chevrolet Bolt logo [Reuters via ANTARA Foto].

Pada April 2022, General Motors meluncurkan kampanye iklan Chevrolet Bolt untuk memenangkan kembali konsumen setelah recall mahal yang menghentikan produksi.

Baca Juga: Foxconn Akan Produksi Mobil Listrik, Perkirakan Rantai Pasokan Chip Semikonduktor Lebih Stabil di 2022

Sebelumnya, Februari 2022, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) menutup penyelidikan atas kebakaran Chevrolet Bolt, mengingat tindakan penarikan yang diambil oleh General Motors, dan setelah meninjau laporan 24 kebakaran Bolt.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI