Long March 5 Km, Macet Total, dan Bantuan Polantas Jadi Pemungkas MotoGP Mandalika 2022

Selasa, 22 Maret 2022 | 23:02 WIB
Long March 5 Km, Macet Total, dan Bantuan Polantas Jadi Pemungkas MotoGP Mandalika 2022
Pos Polantas untuk penyekatan atau sterilisasi kawasan nonton balap MotoGP Mandalika 2022 [Suara.com/CNR ukirsari].
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

"Akan tetapi yang ditawarkan Polantas kebetulan selalu arah ke Pelabuhan Lembar," tukasnya sembari menyebutkan ia menonton bersama dua putranya yang tengah mengantre membeli minuman di mini market satu-satunya di seberang, yang ramai diserbu pengunjung.

Sementara Misnan, lelaki asal Kebon Roek menyebutkan bahwa selama perjalanan jalan kaki, ia sempat menyaksikan ada "pembajakan" bus.

"Tadi ada tamu luar pulau begitu, mereka sudah check-out dari penginapan dan rencana selesai nonton langsung menuju bandara naik last flight. Ada kira-kira 12 orang, entah satu keluarga atau bukan, yang pasti mereka menyetop bus kosong dan memaksa agar diantar ke bandara, dengan sejumlah uang jasa," kisahnya.

"Namun entah berhasil atau tidak keluar dari sini, mengingat kendaraan diam tak bergerak, malah rasanya lebih cepat kita yang jalan kaki ke mari, menuju bundaran Mandalika," tutur Misnan.

Ribuan penonton MotoGP Mandalika 2022 tengah melepas lelah setelah berjalan kaki 5 km dari terowongan SIrkuit Mandalika [Suara.com/CNR ukirsari].
Ribuan penonton MotoGP Mandalika 2022 tengah melepas lelah setelah berjalan kaki 5 km dari terowongan SIrkuit Mandalika [Suara.com/CNR ukirsari].

Sebagai catatan, statistik menunjukkan bahwa tribun penonton di hari itu menampung 60.000 orang. Siapa saja yang hadir di lokasi tanpa pengawalan istimewa voorijder sehingga bisa parkir kendaraan di venue, pasti mengandalkan shuttle bus sebagai sarana pengangkutan dari parkir kendaraan.

Baru sekitar pukul 21.00 WITA bus penjemput kami berhasil tiba ke lokasi, atau sekitar tiga jam selesai MotoGP Mandalika 2022 dipentaskan. Perjalanan kami kembali ke penginapan baru saja dimulai, menuju kawasan Pantai Senggigi, sekitar 75 km dari Kuta, Mandalika.

Pengemudi dan rekan yang berhasil mencapai tempat parkir bus terlebih dahulu juga menuturkan pengalaman serupa. Yaitu harus berjalan kaki, dan saat bus melaju, di jalan berkali-kali ditanyai Polantas soal tujuan dan diminta mengisi bus dengan penumpang.

Beautiful chaos atau total disaster bisa disematkan untuk kejadian ini. Akan tetapi, menarik pelajaran agar di kemudian hari situasi serupa tidak terjadi lagi, tampaknya menjadi pilihan yang lebih bijaksana.

Baca Juga: Ngobrol Bersama Juara MotoGP 2020, Begini Canda Joan Mir Soal Topi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI