Suara.com - Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Yohannes Nangoi mengungkapkan, pameran otomotif Jakarta Auto Week 2022 atau JAW 2022 yang akan berlangsung 12 - 22 Maret 2022 ditujukan untuk semakin menggairahkan penjualan kendaraan di Indonesia.
Menurut Yohannes Nangoi, pemerintah sudah memberikan keringanan dengan insentif PPnBM DTP dan hal ini harus dimaksimalkan.
"Pemerintah akan mengurangi keringanan secara bertahap, jadi kita harus mandiri. Mungkin saat berakhir Maret nanti hanya tinggal kendaraan LCGC yang mendapatkan insentif," ujar Yohannes Nangoi, di Jakarta Convention Center, Rabu (9/3/2022).
Sementara itu Ketua Umum III Gaikindo, Rizwan Alamsyah menyatakan tidak memasang target penjualan selama pameran berlangsung.
Baca Juga: Jakarta Auto Week Terapkan Prokes Ketat, Nikmati PPnBM DTP dan Tiket Promo Tanggal Muda
Namun dengan lokasi pameran yang berada di tengah kota diharapkan dapat menarik minat pengunjung untuk membeli mobil.
"Gaikindo tidak pernah memasang target untuk sebuah pameran. Tapi harapan kami mudah-mudahan hasilnya akan baik. Karena memang targetnya penjualan," kata Rizwan.
Untuk pengunjung, sambung Rizwan, pameran JAW diharapkan mampu menyedot 24 ribu pengunjung per hari atau 180 ribu pengunjung secara keseluruhan.
"Kami yakin bisa terlampaui. Karena para peserta juga menghadirkan berbagai promo di ajang JAW ini," papar Rizwan.
Pameran JAW akan diikuti sejumlah merek otomotif, diantaranya Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Baca Juga: Jakarta Auto Week Sediakan Tiket Buy 1 Get 1 Free, Caranya Ikuti Promo Tanggal Muda