Benarkah Kelebihan Oli Sepeda Motor Malah Bikin Performa Melempem?

Senin, 07 Maret 2022 | 19:51 WIB
Benarkah Kelebihan Oli Sepeda Motor Malah Bikin Performa Melempem?
Ilustrasi oli sepeda motor [Shutterstock]
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Performa sepeda motor bisa dipertahankan bila dibarengi perawatan berkala atau servis rutin. Termasuk di antaranya ada ganti oli serta pengisian secara berkala.

Di sisi lain, pengisian pelumas di setiap kendaraan telah memiliki takaran masing-masing. Namun bisa jadi, ada yang mengabaikan hal ini. Akibatnya, performa motor malah menjadi tidak maksimal.

Deretan pelumas dari pelbagai merek. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Deretan pelumas, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Apa sajakah dampak buruk pada mesin jika menggunakan oli tidak sesuai kapasitasnya?

Berikut penjelasannya seperti dikutip dari Wahana Honda:

Kualitas oli jadi menurun

Secara logika, jumlah oli yang banyak justru akan memasok oli dengan kualitas baik. Namun ternyata, hal ini salah.

Faktanya, kelebihan oli malah akan berdampak pada penurunan kualitas. Pasalnya, saat mesin bekerja akan menimbulkan gelembung-gelembung pada genangan oli, lalu bertabrakan dengan weight balance.

Dalam takaran normal, seharusnya oli hanya untuk melapisi tidak perlu menggenangi. Jika oli menggenangi mesin, oli justru akan mudah keruh dan membuat kualitasnya menurun.

Menghambat kinerja mesin

Baca Juga: Benarkah Oli Mesin Mobil Menguap Saat Mengalami Macet Berjam-jam?

Meski fungsi utama oli adalah melumasi mesin sehingga kinerja menjadi ringan karena minim gesekan. Namun, jika oli berlebihan justru akan menghambat kinerja mesin. Karakter oli yang memiliki kekentalan yang konsisten dan dalan volume berlebih justru akan menimbulkan hambatan pada mesin.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI