Suara.com - Sejumlah kota di Indonesia kembali diguyur hujan. Untuk itu melakukan aktivitas menggunakan mobil tentu harus ekstra hati-hati. Berikut ini adalah tips perawatan ban pantang dilewatkan agar tetap aman dan optimal.
Selain komponen mesin, sistem pengereman, bagian kaki-kaki terutama ban memang wajib menjalani pemeriksaan supaya tidak was-was selagi melaju di jalan raya.
Cara mengemudikan kendaraan dengan kondisi jalan yang basah tidak sama dengan saat jalanan kering. Dan dalam situasi itu kondisi ban juga harus layak pakai.
Oleh karena itu, seperti dikutip dari mobil88 setidaknya ada empat hal yang perlu dicek agar ban tetap aman saat dibawa berkendara di musim hujan:
Lihat Kondisi Tapak Ban
Saat berkendara dalam kondisi hujan atau jalan basah perlu memperhatikan kondisi ban. Untuk tanda-tanda ban yang sudah harus diganti bisa dilihat dari kondisi tapak ban itu sendiri.

Ini yang paling mudah terlihat. Apakah ban masih layak pakai atau sudah menipis.
Ban yang sudah tipis atau aus sangat memengaruhi pengendalian dan pengereman. Sangat berbahaya bila dipacu kencang dan menemui jalanan licin bila hujan. Grip ban sudah pasti jauh berkurang dan mobil mudah melintir.
Perhatikan Tread Wear Indicator (TWI)
Perhatikan kembangan ban, bila terlihat tebal dan utuh, masih terbilang aman. Caranya dengan melihat pada tanda TWI (tread wear indicator).
Baca Juga: Cara Baru Penumpang Masuk ke Dalam Mobil Saat Musim Hujan, Tak Perlu Pakai Payung Lagi
Bentuknya berupa simbol segitiga yang terletak di batas terbawah kembangan ban dan tonjolan karet di sela kembangan ban.