Suara.com - Sesuai dengan namanya, mobil listrik dirancang dengan berbagai komponen kelistrikan. Hal ini bisa jadi menghadirkan kekhawatiran bagi pengguna saat musim hujan.
Bisa saja muncul pertanyaan: apakah mobil listrik aman digunakan saat musim hujan?
Sebagaimana dikutip dari Nissan Indonesia--carmaker yang memiliki lini kendaraan terelektrifikasi antara lain Nissan LEAF--mobil listrik sebetulnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari penggunaan mobil listrik saat musim hujan. Situasi ini tentu sudah diperhitungkan oleh pihak produsen.
Untuk menghadapi situasi guyuran air, idealnya pihak produsen telah memberi perlindungan khusus terhadap komponen-komponen vital pada mobil listrik. Setiap komponen, termasuk baterai, telah dilindungi segel khusus atau seal construction yang bersifat sangat kedap.
![Sejumlah jurnalis mengendarai mobil listrik Nissan Leaf saat media test drive di Bridgestone Test Course, Karawang, Jawa Barat, Senin (9/9). [Suara.com/Arya Manggala]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/09/09/55885-nissan-leaf.jpg)
Namun demi keamanan dan kenyamanan dalam mengendarai mobil listrik saat musim hujan, ada sejumlah hal penting yang perlu diakukan. Dengan begitu, risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan pun bisa dihindari.
Berikut adalah tips mencuci mobil listrik:
Cek daya baterai
Saat harus berkendara di musim hujan, sebelum berangkat coba cek terlebih dahulu kondisi daya baterai pada mobil listrik.
Jika misalnya daya baterai sudah menipis, sebaiknya melakukan charging terlebih dahulu agar nanti tidak perlu berhenti di tengah hujan untuk mencari lokasi charging mobil.
Baca Juga: Mahindra Makin Giat Produksi Mobil Listrik, Termasuk Kendaraan Roda Tiga Terelektrifikasi
Perhatikan kondisi ban