Sirkuit yang rencananya akan dibangun di Ancol ini diharapkan bisa buka terus sehingga para pembalap jalanan punya tempat untuk membalap sepanjang tahun.

"Kalau tidak ada seri tidak ada balapan lalu bagaimana? Tidak seperti laga sepak bola yang menunggu Piala AFF, nanti rider bisa kemana-mana, maka itu akan kami diskusikan di Ancol bisa dilaksanakan setiap hari. Mereka yang mau latihan bisa ke sana," tandas Kapolda Metro Jaya.
Transformasi menurutnya bisa membuat yang awalnya berbahaya jadi aman, pelanggaran jadi perlindungan.
IMI akan berpartisipasi dengan meminjamkan helm, sepatu, body protector, serta perangkat keamanan lainnya selama balapan.
"Pertarungan balapan, taruhan kenakalan kita ubah jadi ada legitimasi, harapan dan ada kreativitas di sana mekanik, teknik balap, aksesoris, tata kelola sirkuit dan sebagainya, dan ada kehangatan saling mencintai agar tak ada lagi tawuran," tandas Irjen Pol Fadil Imran.
"Banyak yang ertanya, DM ke saya, kalau usia 14 tahun bagaimana? Saya pikir kalau 21 baru ikut bagaimana bisa jadi Valentino Rossi? Jadi ini harus kita bicarakan jangan umur terlalu senior maka prestasi terlambat," katanya tentang rider berusia belia yang ingin ikut balap.