Menperin Berikan Keynote Speech The 15th GIAC: PPnBM DTP Berikan Dampak Positif

Selasa, 16 November 2021 | 23:34 WIB
Menperin Berikan Keynote Speech The 15th GIAC: PPnBM DTP Berikan Dampak Positif
PPnBM DTP siap memberikan dukungan kepada calon pemilik kendaraan di acara GIIAS 2021 [Suara.com/CNR ukirsari].
Follow Suara.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Suara.com - Pada Selasa (16/11/2021), dilangsungkan The 15th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) yang mengusung tema "Automotive Industries, The Wheels to Move". Acara ini adalah bagian dari GAIKINDO Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2021, dan berlangsung secara daring serta luring.

The 15th GIAC 2021 antara lain menghadirkan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Agus Gumiwang Kartasasmita, yang memberikan keynote speech secara daring.

Ia menyampaikan bahwa sektor otomotif berkontribusi besar dalam meningkatkan keyakinan berusaha di Indonesia, dan bisa tercermin dari angka purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia pada Oktober 2021 yang memecahkan rekor sepanjang sejarah Indonesia, yaitu 57,2.

"Keyakinan para pelaku industri ini didorong adanya pemberian relaksasi pajak barang mewah ditanggung pemerintah (PPnBM-DTP) yang telah memberikan dampak signifikan pada pemulihan sektor industri otomotif, sehingga meningkatkan kepercayaan dari pelaku industri," papar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam GIAC secara daring, seperti dikutip dari kantor berita Antara.

Kebijakan PPnBM-DTP ini memberikan dampak positif kepada berbagai sektor. Misalnya, pertumbuhan industri alat angkutan yang pada triwulan ketiga 2021 menunjukkan angka sangat memuaskan, yaitu mencapai 27,84 persen. Pertumbuhan dua digit dicetak oleh industri alat angkut selama dua triwulan berturut-turut.

Selanjutnya, dari segi penjualan, terdapat peningkatan hampir 50 persen dibanding tahun lalu, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) melaporkan penjualan ritel periode Januari-September 2021 sebesar 600.344 unit atau naik dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 407.390 unit.

Kinerja ekspor kendaraan bermotor pada Januari-September 2021 juga sangat luar biasa. Ekspor kendaraan Completely Built-Up (CBU) naik 33 persen dari 155 ribu unit pada 2020 menjadi 207 ribu unit.

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan) bersama President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda (kiri), dan Vice President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Henry Tanoto (kanan) mengapit Toyota C+Pod saat meninjau booth Toyota usai pembukaan GIIAS 2021 di ICE BSD City Tangerang, Kamis (11/11/2021). [Antara]
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kedua kanan) bersama President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda (kiri), dan Vice President Director PT Toyota -Astra Motor (TAM) Henry Tanoto (kanan) mengapit Toyota C+Pod saat meninjau booth Toyota usai pembukaan GIIAS 2021 di ICE BSD City Tangerang, Kamis (11/11/2021). [Antara]

Dilengkapi dengan ekspor komponen yang naik 61 persen, dari 40 juta komponen di 2020 menjadi 65 juta di tahun ini.

Baca Juga: Booth Toyota Gazoo Racing GIIAS 2021: Filosofi Membangun Ever-better Cars Lewat Balapan

Pertumbuhan industri komponen pada Januari-September 2021 juga naik sekitar 40 persen dengan utilisasi saat ini sebesar 70 persen.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI