Suara.com - Beberapa saat berselang, di laman media sosial Instagram, presenter Billy Syahputra mengunggah peristiwa konyol namun bikin pusing. Ia merekam peristiwa salah satu sohibnya, Arief Ceria Band yang ketakutan karena dikejar anjing kesayangan. Sang kawan bertubuh cukup berisi ini terjatuh di muka garasi yang "beralaskan" satu unit mobil warna silver.
Tak pelak, bekas empasan tubuh maupun tangan Arief Ceria Band pun tercetak di body mobil. Dari situasi tertawa, Billy Syahputra jadi panik sembari menepuk-nepuk bagian dekat spakbor hingga pilar C sebelah kiri yang tampak penyok.
"Waduh, bisa diperbaiki nggak, ya?" kurang lebih demikian potongan komentar adik mendiang Olga Syahputra itu.
![Penampakan mobil penyok Billy Saputra bagian spakbor kiri [Instagram: bilsky16].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/06/05/93716-mobil-penyok-billy-saputra-1.jpg)
Nah, dipetik dari laman Daihatsu Indonesia yang menyodorkan topik "Apakah Mobil Penyok Bisa Diperbaiki?", wacananya adalah sebagai berikut:
Dalam keseharian, kondisi mobil penyok bisa saja terjadi, baik karena terbentur maupun kecelakaan.
Apakah kondisi body mobil bisa diperbaiki, jawabannya tergantung tingkat kepenyokan.
"Jika tidak sampai mengubah bentuk mobil, jawabnya masih bisa diperbaiki. Sebaliknya, bila bentuk mobil berubah atau rusak, maka tidak bisa dilakukan perbaikan, karena harus ada bagian diganti baru," papar Suharyanto, kepala bengkel body dan cat Auto2000 Yasmin Bogor.
"Berusaha memperbaiki penyok yang parah akan memakan waktu lama, serta teknik perbaikan bikin repot. Akan ada biaya tambahan jika bersikukuh buat memperbaikinya. Lebih baik ganti saja dengan yang baru," ungkapnya.
Faktor penentu bisa tidaknya body mobil diperbaiki juga tergantung bagian mobil. Contohnya bagian kap mesin.
Baca Juga: Bikin Ngakak, Ternyata Ini Penyebab Mobil Billy Syahputra Penyok
"Kap mesin bila dibalik ada bagian tulang-tulangnya. Kalau diperbaiki akan sangat sulit dan tidak bisa membuat bentuknya kembali normal," tukasnya.