Jawa Barat Pilih Kendaraan Dinas Mobil Listrik, Pilihannya Adalah ...

Senin, 02 November 2020 | 16:30 WIB
Jawa Barat Pilih Kendaraan Dinas Mobil Listrik, Pilihannya Adalah ...
Peluncuran SUV listrik Kona yang perdana di India, Secretariat Park di Chennai (24/7/2019). Sebagai ilustrasi produk EV Hyundai [AFP/Arun Sankar].

Suara.com - Sebagai salah satu upaya penghematan anggaran dan bentuk dukungan konversi kendaraan dinas konvensional menjadi lebih ramah lingkungan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) telah mengalokasikan anggaran mobil listrik untuk 2021.

"Pemprov Jabar sedang menyusun kebijakan karena sekarang produksinya sudah massal, maka mulai tahun depan di anggaran-anggaran pembelian mobil dinas itu wajib mobil listrik dan motor listrik," papar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil seusai menghadiri Peringatan Hari Listrik Nasional tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2020, di Gedung Sate Bandung, Senin (2/11/2020), sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.

Jika rencana ini berhasil direalisasikan pada 2021, maka Pemprov Jabar akan menjadi provinsi pertama yang mewajibkan kebijakan kendaraan dinas listrik di lingkungan pemerintahan daerah.

"Minimal kendaraan dinas dari gubernur sampai level bawah dari bentuk mobil sampai motor adalah motor listrik yang tersedia di pasaran," ujar Pak Gubernur Ridwan Kamil yang akrab disapa Kang Emil.

Foto udara suasana penutupan jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/9/2020).  [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]
Foto udara suasana penutupan jalan Asia Afrika, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/9/2020).sebagai ilustrasi salah satu ruas kota di ibu kota Provinsi Jawa Barat [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]

Lantas mobil listrik merek apakah yang bakal masuk sebagai bahan rekomendasi dinas Pemprov Jabar?

Kang Emil atau Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan brand Korea Selatan, Hyundai.

Menurutnya, dengan harga produk berkisar Rp600 juta hingga Rp700 juta, mobil listrik Hyundai cocok digunakan untuk kendaraan dinas. Lagi pula telah pabriknya telah hadir di Jawa Barat.

Ridwan Kamil menambahkan, dengan menggunakan mobil dan motor listrik, biaya bahan bakar mampu ditekan hingga tersisa seperlima dari kebutuhan biasanya, dan untuk jarak tempuh sejauh 350 km, mobil listrik hanya perlu biaya Rp50 ribu.

Kampanye penggunaan mobil listrik ini juga disebutkan Kang Emil sebagai upaya penyelamatan lingkungan. Termasuk antisipasi kebencanaan di provinsi itu.

Baca Juga: Ford Transit Bakal Muncul Dalam Versi Mobil Listrik

"Sebagian besar bencana disebabkan kerusakan lingkungan. Kita kampanyekan sebagai konversi energi karena semakin tingginya kebencanaan itu, seperti La Nina, kebakaran hutan, itu akibat emisi gas buang yang selalu berlebih," pungkas Ridwan Kamil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI