Suara.com - Dyandra Promosindo, Professional Exhibition and Event Organizer terkemuka di Indonesia yang kondang sebagai salah satu penyelenggara pameran, termasuk pentas produk otomotif Nasional menyatakan bahwa pihaknya siap menyelenggarakan serangkaian event dalam konteks new normal atau tatanan kenormalan baru.
"Semua lini kehidupan saat ini, termasuk kami (Dyandra Promosindo) harus beradaptasi dengan perubahan. Seluruh exhibition dan event yang akan diselenggarakan mulai saat ini akan mengedepankan kesehatan dan keselamatan stakeholder yang terlibat," papar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur Dyandra Promosindo.
Perubahan dalam berkhidupan agar terhindar dari Covid-19 itulah yang menggerakkan Dyandra Promosindo untuk mengembangkan bisnis dengan konsep hybrid atau hibrida. Yang akan dimatangkan dan dijalankan dengan kebutuhan new normal.
Baca Juga: Komisi VIII DPR Anggap Menag Gagal Paham Soal Batalkan Ibadah Haji 2020
Sebagai catatan, Dyandra Promosindo secara resmi telah mengumumkan penundaan sejumlah event dalam skala nasional maupun internasional. Di antaranya adalah Indonesia International Motor Show (IIMS) di Jakarta dan Makassar, Indonesia Furniture Expo (IFEX), Travel Fest, Indonesia International Wedding Festival, Jaga Bhumi, IPA Convention & Exhibition, serta Indonesia International Property Expo (IIPEX) dan Makassar Fair.
Adapun konsep hibrida pada event merupakan perpaduan antara pertemuan virtual dan fisik. Konsep ini sebenarnya sudah diterapkan dalam event Dyandra Promosindo beberapa tahun terakhir. Era digitalisasi sudah menjadi satu nafas kesatuan dengan pamerannya. Namun dampak pandemi Covid-19, pameran hibrida dengan kesatuan digital makin terakselerasi untuk memenuhi kebutuhan kenormalan baru.
Kesiapan utama yang ditekankan Dyandra Promosindo adalah mewajibkan kepada peserta pameran maupun event, kontraktor, pengunjung dan tentunya penyelenggara, serta stakeholder lainnya untuk memperhatikan aspek kesehatan dan keselamatan dari seluruh pihak yang terlibat. Protokol kesehatan dasar seperti cek suhu tubuh maksimal 37,5 derajat Celsius, mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir atau hand sanitizer, menggunakan masker atau dengan tambahan face shield serta jaga jarak (physical distancing) dengan lawan bicara, harus dipatuhi demi kelangsungan acara dan membuat pergelaran yang disuguhkan menjadi aman lagi nyaman. Seperti dituliskan Dyandra Promosindo dengan tagar #EventAmanJadiNyaman.
Sebelumnya, dalam pameran-pameran yang sudah berjalan, Dyandar Promosindo telah menggunakan konsep hibrida ini. Seperti penggunaan sistem pembayaran non-tunai (cashless payment system), tiket masuk menggunakan Near Field Communications (NFC) system, dokumen kepesertaan disajikan dan dikoordinasikan melalui sistem yang terintegrasi antara peserta dan penyelenggara, penggunaan mobile apps, e-directory atau e-catalogue, serta menayangkan live streaming pameran dan konser yang sedang berlangsung.
Baca Juga: Negara Maju Terapkan New Normal Malah Gelombang Dua Corona, Bagaimana DKI?
Nantinya, konsep digital ini makin dipertajam untuk kepentingan kenyamanan pengunjung dan menaikkan potensi transaksi digital.