Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1

Bangun Santoso | Muhammad Yasir | Suara.com

Minggu, 08 Maret 2026 | 08:48 WIB
Timur Tengah Memanas, Panglima TNI Perintahkan Prajurit Siaga 1
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan inspeksi pasukan 5 Batalyon Infanteri Penyangga di Papua, Rabu (2/10/2024). [Suara.com/Faqih]
  • Panglima TNI menginstruksikan peningkatan status kesiapsiagaan seluruh jajaran TNI menjadi siaga 1 sejak 1 Maret 2026.
  • Instruksi ini bertujuan mengantisipasi perkembangan situasi dalam negeri yang dipengaruhi oleh konflik yang terjadi di Timur Tengah.
  • TNI wajib menyiagakan alutsista, memperketat patroli objek vital strategis, dan memetakan rencana evakuasi WNI di luar negeri.

Suara.com - Panglima TNI Agus Subiyanto menginstruksikan seluruh jajaran TNI meningkatkan kesiapsiagaan dengan status siaga 1. Perintah tersebut tertuang dalam Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026.

Telegram itu diteken Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun di Jakarta pada 1 Maret 2026.

Dalam telegram tersebut disebutkan bahwa peningkatan status kesiapsiagaan dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan situasi di dalam negeri yang dipengaruhi konflik di kawasan Timur Tengah.

Status siaga itu berlaku sejak 1 Maret 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Panglima TNI memerintahkan Panglima Komando Utama Operasi (Pangkotamaops) menyiagakan personel dan alat utama sistem senjata (alutsista) serta melaksanakan patroli di objek vital strategis dan sentra perekonomian.

Objek yang dimaksud antara lain bandara, pelabuhan laut dan sungai, stasiun kereta api, terminal bus, hingga kantor PLN.

Selain itu, Komando Pertahanan Udara Nasional diperintahkan melaksanakan deteksi dini dan pengamatan udara secara terus-menerus selama 24 jam.

Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI juga diminta mengerahkan atase pertahanan RI di negara yang terdampak konflik untuk melakukan pendataan dan pemetaan situasi serta menyiapkan rencana evakuasi warga negara Indonesia (WNI) apabila diperlukan.

Instruksi tersebut juga mencakup peningkatan patroli oleh Kodam Jaya/Jayakarta di kawasan objek vital strategis dan kedutaan besar di wilayah DKI Jakarta guna menjaga kondusivitas keamanan.

Satuan intelijen TNI turut diperintahkan melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di lokasi-lokasi tersebut.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan TNI pada prinsipnya selalu menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi perkembangan situasi strategis.

"TNI bertugas secara profesional dan responsif, yang diwujudkan dengan senantiasa memelihara kemampuan dan kekuatan agar selalu siap operasional, serta siap siaga mengantisipasi perkembangan di lingkungan strategis internasional, regional, maupun nasional," kata Aulia dikutip dari ANTARA, Sabtu (7/3/2026).

Ia menambahkan, salah satu upaya TNI dalam menjaga kesiapan pasukan dilakukan melalui apel rutin untuk memeriksa kesiapan personel.

Namun saat kembali dikonfirmasi mengenai status siaga 1 sebagaimana tercantum dalam telegram Panglima TNI yang beredar, Aulia tidak memberikan jawaban lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?

BBM Aman 20 Hari ke Depan, Yakin Nggak Panik saat Mudik Nanti?

Your Say | Sabtu, 07 Maret 2026 | 19:50 WIB

Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan

Goldman Sachs Ramal Harga Minyak Tembus USD100 Pekan Depan

Bisnis | Sabtu, 07 Maret 2026 | 16:33 WIB

Strategi Tempur Iran Dinilai di Atas Rata-Rata, Bisa Kelabuhi Israel dengan Cara Cerdik Ini

Strategi Tempur Iran Dinilai di Atas Rata-Rata, Bisa Kelabuhi Israel dengan Cara Cerdik Ini

Entertainment | Sabtu, 07 Maret 2026 | 13:55 WIB

Soal Isu Cadangan BBM, Bahlil Ingatkan Warga: Stok Nasional Aman, Tak Perlu Panic Buying!

Soal Isu Cadangan BBM, Bahlil Ingatkan Warga: Stok Nasional Aman, Tak Perlu Panic Buying!

Video | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:20 WIB

Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

Dibongkar Bahlil, Ini Alasan Golkar Yakin Prabowo Mampu Jadi Mediator Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:48 WIB

Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara

Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 20:39 WIB

Gejolak Timur Tengah Jadi Sorotan! IKA-PMII Undang Wamenkeu Bahas Dampak Ekonomi Nasional

Gejolak Timur Tengah Jadi Sorotan! IKA-PMII Undang Wamenkeu Bahas Dampak Ekonomi Nasional

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 11:12 WIB

Terkini

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

Tolak 'War Tiket Haji', Maman DPR: Ibadah Bukan Ajang Kompetisi Klik Internet!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:10 WIB