Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Kamis, 05 Februari 2026 | 09:35 WIB
Prabowo Punya Rencana Mundur? Dino Patti Djalal Bocorkan Syarat Indonesia Gabung BoP
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
baca 10 detik
  • Dino Patti Djalal menilai keputusan Prabowo bergabung Board of Peace sangat realistis.
  • Indonesia menjaga solidaritas negara Islam untuk mengimbangi pengaruh Israel di BoP.
  • Pemerintah tetap memegang opsi keluar jika kebijakan BoP merugikan kepentingan nasional.

Suara.com - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, menilai Presiden Prabowo Subianto memiliki pendekatan yang realistis dalam memutuskan keikutsertaan Indonesia di Board of Peace (BoP). Hal itu disampaikan Dino usai menghadiri pertemuan antara Presiden dengan tokoh politik luar negeri di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Dino mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut berlangsung secara terbuka dengan diskusi dua arah yang mendalam.

“Banyak dibahas mengenai risiko, opsi, 'ranjau', hingga skenario-skenario yang bisa membahayakan Indonesia ke depan. Semua itu ditampung dan direspons langsung oleh Presiden,” ujar Dino.

Menurutnya, bergabungnya Indonesia ke dalam BoP adalah langkah pragmatis. Sebab, saat ini BoP merupakan satu-satunya opsi diplomatik yang tersedia di meja internasional sebagai solusi untuk menghentikan gencatan senjata, meski pelanggaran oleh pihak Israel masih terus terjadi.

Sadar Akan Risiko Tinggi

Dino menyebut Prabowo sangat menyadari risiko besar di dalam BoP, terutama pengaruh kuat Israel terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Namun, Presiden meyakini Indonesia mampu mengimbangi tekanan tersebut dengan menjaga kekompakan bersama negara-negara Islam.

“Beliau yakin kita bisa mengimbangi karena kita menjaga solidaritas dengan negara-negara seperti Arab Saudi, Turki, Mesir, dan Yordania. Jadi, Presiden cukup realistis melihat risiko yang ada,” jelas Dino.

Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]
Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal bersama tokoh diplomasi rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/2/2026). [Dok. Biro Pers Istana]

Ia menekankan bahwa Indonesia bergabung dengan penuh kehati-hatian. Prabowo berulang kali menegaskan bahwa Indonesia tidak akan ragu untuk menarik diri jika di kemudian hari BoP terbukti bertentangan dengan prinsip konstitusi dan kepentingan nasional.

“Penegasan untuk memegang opsi keluar ini sangat kami apresiasi,” tambahnya.

baca juga

Eksperimen Menuju Palestina Merdeka

Dino mengingatkan bahwa BoP bukanlah "obat ajaib", melainkan sebuah eksperimen diplomatik yang memiliki risiko kegagalan tinggi karena berbagai faktor lapangan dan politik global. Namun, eksperimen ini penting dilakukan karena tidak ada jalur lain yang tersedia saat ini (the only game in town).

Mengenai sikap pribadinya, Dino mendukung langkah pemerintah selama risiko dipahami sepenuhnya dan opsi keluar tetap dipegang erat. Baginya, syarat terpenting dari diplomasi ini adalah tercapainya tujuan akhir, yakni solusi dua negara dan kemerdekaan Palestina.

“Kita harus berpolitik, berdiplomasi, dan realistis. Jalan masih panjang, kita doakan tujuan utama yaitu two-state solution atau Palestina merdeka bisa tercapai,” pungkas Dino.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza

Seskab Teddy Ungkap Posisi Indonesia di BoP: Dana USD 1 Miliar Tidak Wajib dan untuk Gaza

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:02 WIB

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00 WIB

FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace

FPI Khawatirkan dan Pertanyakan Iuran Board of Peace

Video | Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×